Jokowi Kerjai Wartawan Dua Kali Ketika Bulan Ramadhan

0
349

Jakarta, namalonews.com- Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo tercatat sudah beberapa kali mengerjai para wartawan. Salah satunya, Presiden Jokowi mengerjai para wartawan pada Ramadhan tahun lalu. Pada saat itu, wartawan beerkumpul untuk mewawancarai Jokowi yang baru saja menghadiri undangan untuk berbuka puasa bersama di kediaman dinas Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Para wartawan berupaya untuk menggali informasi dari orang nomor satu di Indonesia tersebut, karena banyak informasi yang sedang hangat dan menjadi polemik pada saat itu. Oleh karena itu, para wartawan telah berkumpul di luar untuk menunggu Presiden Joko Widodo keluar dari ruangan. Setelah acara buka puasa bersama telah selesai, Jokowi keluar dari ruangan dan langsung menghampiri kerumunan wartawan. Sembari berjalan menghampiri para wartawan, di tangan kanan Joko Widodo terselip secarik kertas yang menarik para wartawan untuk mengetahui isinya.

“Ini saya kasih ke siapa, ya?” tanya Joko Widodo sambil mengangkat secarik kertas putih yang ia bawa, dan menujukannya kepada para wartawan.

Melihat hal tersebut, para wartawan mengira secarik kertas itu adalah sebuah catatan penting. Mendengar ucapan Joko Widodo tadi, para wartawan meminta Presiden membacakannya sendiri di hadapan wartawan, sehingga informasinya dapat diterima oleh semua wartawan.

Akan tetapi, Joko Widodo menolak permintaan para wartawan, “Ga deh, saya kasih ke kamu saja.” Kemudian, Joko Widodo menyerahkan secarik kertas tersebut kepada salah seorang wartawan sambil berkata, “Ini menu makan berbuka saya tadi.”

Setelah melakukan hal tersebut, Joko Widodo dengan santainya berjalan ke arah mobil dinas dan meninggalkan para wartawan. Beberapa saat kemudian, belum sampai Joko Widodo berjalan jauh, para wartawan tertawa setelah sadar bahwa mereka telah dikerjai oleh Presiden Republik Indonesia ini.

Pada bulan Ramadhan tahun ini, Joko Widodo kembali mengerjai para wartawan. Kejadian seperti ini kembali terjadi saat Presiden Joko Widodo menghadiri acara berbuka puasa bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja, hingga tokoh politik di kediaman dinas Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, yang terletak di Kompleks Widya Chandra, Nomor 10, Jakarta Selatan.

Ketika acara telah memasuki acara terakhir, para wartawan berkumpul di depan pintu kediaman dinas Ketua DPR RI. Para wartawan berkumpul untuk meminta tanggapan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan permasalahan yang tengah terjadi akhir-akhir ini.

Salah satu isu yang menjadi pertanyaan para wartawan untuk Presiden RI adalah terkait dengan Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pimpinan, Pejabat dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menjadi polemik publik akhir-akhir ini.

Pada pukul 18.47 WIB, Presiden Jokowi keluar dari rumah dinas Ketua DPR RI yang nampak mengenakan kemeja batik coklat lengan panjang.

Melihat Presiden Jokowi keluar dari ruangan, para wartawan menyapa beliau, “Selamat malam Pak”.

Mendengarnya, Presiden Jokowi berhenti di depan kerumunan wartawan  yang telah menunggu beliau dari awal acara sampai pada acara selesai. Seakan tidak ingin kehilangan kesempatan yang berada di depan mata, para wartawan langsung melontarkan pertanyaan kepada Presiden Jokowi.

Jokowi yang mendengar pertanyaan-pertanyaan dari para wartawan selanjutnya berkata, “Saya beserta Pak Wapres, Pak Ketua DPR, dan Pak Ketua BPK, sepakat. Satu meja itu telah sepakat, besok kan libur. Kita sepakaaatt…., besok tetap puasa.”

Jokowi mengatakan hal tersebut dengan tersenyum, dan pada akhir kata, Presiden Jokowi tersenyum lepas, seolah mengisyaratkan sesuatu. Bambang Soesatyo dan Menteri Sekretaris Negara, Pramono Anung yang berada di sisi kiri dan kanan Presiden Jokowi juga menunjukkan ekspresi yang sama dengan Presiden Jokowi. Setelah itu, Presiden Jokowi dengan santai berbalik badan dan mulai melangkah menuju kendaraan dinas.

Setelah beberapa saat, para wartawan tertawa karena baru menyadari bahwa Presiden Jokowi telah mengerjai mereka. Dengan kejadian ini, maka Presiden Joko Widodo telah mengerjai para wartawan dua kali dalam bulan Ramadhan, yaitu pada tahun ini dan tahun kemarin.

Dalam acara buka puasa bersama di kediaman dinas Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, jugaterdapat beberapa kejadian unik, di antaranya sebagai berikut:

Ketua DPR RI Sapa Presiden Joko Widodo dengan Sebutan Pak Haji

Pada acara buka bersama di kediaman dinasnya, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sempat menyapa Presiden Joko Widodo dengan sebutan Pak Haji. Acara ini dilaksanakan pada hari Senin sore, 28 Mei 2018 di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Sapaan “Pak Haji” tersebut digunakan oleh Bambang untuk menyapa Presiden Jokowi dalam sambutan pembuka di awal acara buka bersama.  “Yang saya hormati, Presiden Republik Indonesia, Pak Haji Joko Widodo. Sebutan haji ini penting saya tekankan,” kata Bambang dalam sambutannya.

Selanjutnya, dalam sambutannya, Bambang  juga menyapa Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Tetapi, Bambang sempat lupa untuk memanggil Wakil Presiden dengan sebutan Pak Haji. Menyadari hal tersbut, Bambang pun meralat sambutannya dengan nada bergurau. “Yang saya hormati Bapak Wakil Presiden, Jusuf Kalla, maksud saya Pak Haji Jusuf Kalla,” kata Bambang.

“Tapi kalau untuk Pak Jusuf Kalla, tidak sedang menghadapi Pilpres, jadi tidak penting panggilan hajinya,” candaan Bambang yang disambut dengan tawa seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Selain itu, dalam sambutannya di awal acara buka bersama di kediaman dinasnya, Bambang Soesatyo juga membuat lelucon dengan menyinggung cawapres pada pemilu tahun 2018 ini. Setelah menyapa Presiden RI, Wakil Presiden RI, serta menteri, pimpinan lembaga hingga pimpinan partai politik, Bambang menyebut beberapa pimpinan parpol dengan sebutan Cawapres atau calon wakil presiden.

“Yang saya hormati, para calon wakil presiden yang hadir dalam ruangan ini. Saya lihat tadi ada Pak Airlangga, Pak Romy, ada Pak Zul (Zulkifli Hasan),” kata Bambang.

Ketiga orang yang namanya disebutkan oleh Bambang sebagai calon wakil presiden adalah ketua umum partai politik yang kemungkinan akan mendaftar sebagai Cawapres. Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga sempat disebutkan dalam sambutan Bambang. Bambang mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Muhaimin Iskandar dan mengatakan bahwa Muahaimin Iskandar juga mendaftar sebagai calon wakil presiden. Mendengar ucapan Bambang Soesatyo ini, para tamu undangan pun tertawa.

Setelah sambutan telah selesai disampaikan oleh tuan rumah, Bambang Soesatyo, acara selanjutnya adalah doa berbuka puasa yang dilakukan secara bersama-sama dan dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

Pada acara buka bersama ini, Presiden Jokowi beserta seluruh tamu undangan membatalakan puasanya dengan air mineral dan kurma sebagai takjil yang dihidangkan. Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah.

Selain itu, dalam acara buka bersama di kediaman dinas DPR RI, Bambang Soesatyo, hadir pula sejumlah menteri, pimpinan DPR, pimpinan Komisi dan fraksi, serta ketua umum partai politik.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here