Pak Jokowi Kamsia, Cukup Sampai 2019 Saja

0
955

Jakarta, namalonews.com- Walaupun di banyak lembaga survei ektabilitas Jokowi berada di urutan paling  atas, hal itu bukan berarti bahwa semua lapisan masyarakat setuju dengan  elektabilitas tersebut.  Setidaknya hal itu tercermin dari  ekspresi sekelompok tokoh masyarakat di kawasan Jakarta Barat.

Sekumpulan tokoh etnis Tionghoa yang terdiri atas berbagai-bagai profesi dan organisasi mendeklarasikan forum yang bernama Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden. Forum merupakan tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas.

Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden dideklarasi di sebuah restoran China (Kopi Oey Candra Naya), kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat, belum lana ini. Forum tersebut dimotori oleh Lieus Sungkharisma.

Para tokoh pendiri forum tersebut adalah merupakan mantan relawan Jokowi pada Pilpres tahun 2014 yang  lalu. Pada waktu deklarasi, mereka secara  kompak mengenakan kaus bersablon “2014 Aku yang Memulai, Aku yang Mengakhiri #2019GantiPresiden.”

Mereka di antaranya adalah: Lieus Sungkharisma, Agnes Marcellina Tjin, Eko Sriyanto, Zeng Wei Jian, Yap Hong Gie, Indra, Alie Soetrisno, Martin, dan beberapa tokoh etnis China lainnya.

Kenapa sampai Lieus Sungkharisma membuat forum seperti itu. Menurutnya, bahwa mereka pada 2014 adalah pendukung Jokowi. Akan  tetapi, kini mereka sepakat bahwa Jokowi cukup satu periode saja.

“Kami berpaling dari Jokowi karena berbagai persoalan bangsa yang tidak kunjung usai,” katanya.

Liues juga menilai, sebab Jokowi, bangsa Indonesia menjadi saling ribut dan terpecah belah.

“Sesama anak bangsa saling curiga dan saling serang. Kita semua benar-benar telah terkotak-kotak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu tokoh Tionghoa yang enggan menyebutkan namanya menyatakan bahwa Gerakan #2019GantiPresiden sungguh telah menginsipirasi kaum Tionghoa untuk minta Pak Jokowi kamsia (terima kasih), cukup sampai 2019 saja.

Lebih lanjut, Lieus Sungkharisma mengaku salah karena telah mendukung serta ikut mengkampanyekan Jokowi di Pilpres 2014.

“Saya gak salahin Jokowi, saya salahin diri sendiri, kenapa gue milih dia, kenapa gue kampanye untuk dia. Makanya, tepat sekali ada kaos ini, “2014 kami yang memulai, kami yang mengakhiri, #2019GantiPresiden” biar konflik antaranak bangsa tidak berkepanjangan dan bisa segera dihentikan,” tandasnya.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here