Pasukan Perdamaian Indonesia Gaet Penghargaan PBB

0
615

Jakarta, namalonews.com- Bripka Azis Sumanto, personel pasukan perdamaian Indonesia yang gugur dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB mendapatkan medali Dag Hammarskjold dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pemberian penghargaan tersebut diwakili oleh wakil tetap Indonesia untuk PBB Dian Triansyah Djano. Pemberian penghargaan itu dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Demikian hasil laporan dari perutusan tetap Indonesia untuk PBB di New York pada Sabtu (2/6/2018).

Penghargaan tersebut diberikan kepada 28 perwakilan negara anggota PBB. Mereka yang dimaksudkan mewakili keluarga dari 108 personel militer atau polisi yang gugur selama menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB pada periode 1 Januari-31 Desember 2017.

Bripka Azis Sumanto gugur saat menjalankan tugas misi pemeliharaan perdamaian PBB-Unamid di Sudan.

Untuk diinformasikan, sebelumnya Dubes Djani mewakili menerima penghargaan yang sama dari PBB untuk prajurit Kepala Julius Nggaba Ndapakamang yang dengan misi yang sama.

“Saya sangat bangga atas kontribusi nyata dari pasukan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Namun, kesedian juga melanda saat mendengar ada pasukan Indonesia yang gugur saat menjalankan misi tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan personel PBB harus menjadi perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan untuk misi perdamaian dunia.

Sejak 1957 hingga 2018, 36 personel pasukan pemeliharaan perdamaian Indonesia gugur saat menjalankan tugas tersebut.

Penghargaan Dag Hammarskjodl adalah anumerta yang diserahkan oleh PBB kepada personel militer, polisi atau warga sipil yang gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia.

Medali itu diberikan saat memperingati Hari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB pada 29 Mei guna menghormati dan menghargai jasa-jasa serta pengorbanan pasukan pemelihara perdamaian untuk PBB. Selain itu, penghargaan ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap negara penyumbang pasukan untuk PBB.
Sebutan Medali Dag Hammarskjold diambil dari nama sekjed kedua PBB yang gugur dalam kecelakaan pesawat di Zambia pada September 1961. Sejalan dengan itu, Indonesia sudah mengambil bagian sejak 1957.

Saat ini, Indonesia tempati rangkin ke-8 negara kontributor personel militer dan polisi pada misi tersebut di Lebanon, Dafur Sudan, Republik Afrika Tengah, Mali, Demokratik Kongo, Haiti, Sahara Barat, Sudan Selatan, dan Abyei-Sudan.
Dari 2.631 personel TNI dan Polri, 81 di antaranya merupakan perseonel perempuan.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here