10 Kapal Ilegal Vietnam Dibekuk di Natuna

0
229

Jakarta, namalonews.com- 10 kapal motor milik nelayan Vietnam ditangkap oleh tim pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan bersama Badan Keamanan Laut Indonesia di Wilayah Perairan Laut Natuna Utara. Sekarang, 10 kapal ikan ilegal Vietnam tersebut sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Dermaga Stasiun Pontianak.

Ke-10 kapal ikan ilegal tersebut dibekuk oleh 4 Kapal Patroli di antaranya Hiu Macan 01 dan 11, Kapal Patroli Paus 01 dan Kapal Patroli Orca 01 pada Minggu (27/5/2018).

Kasubsi Operasi Pengawasan dan penanganan Pelanggaran Staisun Pontianak-Erwin menyebut 10 kapal ikan ilegal itu dibekuk saat menangkap ikan di Perairan Indonesia, khususnya di kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Natuna Utara tanpa disertai surat atau dokumen SIUP dan SIPI dari Pemerintah Indonesia dengan memakai pukat trawl.

Dalam penangkapan tersebut, Kapal Patroli Hiu Macan 01 menangkap 2 kapal ikan ilegal Vietnam dengan ABK berjumlah 23 orang. Sedangkan, Kapal Patroli Hiu 11 membekuk 2 KM ikan Vietnaman dan 13 orang ABK.

Selain itu, 2 KM ikan Vietnam lainnya dan 14 orang ABK ditangkap oleh Kapal Patroli Paus Indonesia. Yang terakhir adalah Kapal Patroli Orca 01 membekuk 4 KM ikan Vietnam dengan 24 orang ABK.

Jadi, tim pengawas dan pemantau laut Indonesia berhasil membekuk 74 orang ABK yang menggunakan Kapal berbendera Vietnam tersebut.

Ke-74 nelayan asal Vietnam tersebut terancam pasal 92, jo pasal 26 ayat (1), pasal 93 ayat (2), jo pasal 27 ayat (2), dan pasal 85, jo pasal 9 ayat (1) UU No.31/2004 terkait perikanan.

Petugas Bakamla Pontianak-Suyitno menambahkan penanggkapan ikan secara ilegal tersebut sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh KM ikan nelayan asal Vietnam. Saat patroli, petugas Bakamla menemukan 30 KM ikan nelayan asing yang sedang mencuri ikan. 20 di antaranya melarikan diri, bakkan “2 KM ikan nelayan asing berusaha dibakar oleh ABK-nya, tapi kami berhasil padamkannya,” ujarnya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here