Kepemimpinan Sekolah, Dasar Keberhasilan Kurikulum

0
132

Jakarta, namalonews.com- Pendidikan memerlukan adanya sistem pendidikan yang akan mengarahkan dan mengembangkan ke arah aspek yang multidimensi. Perlu adanya suatu kurikulum pendidikan. Dengan kurikulum dalam menghadapi tantangan di masa depan, diharapkan peserta didik harus berbekal pengetahuan, sikap, maupun keahlian untuk beradaptasi bertahan hidup dalam lingkungan yang dinamis.

Perubahan dan pengembangan kurikulum untuk penyesuaian zaman.

Makna yang sederhana saja, dengan adanya pengembangan Kurikulum 2013 ini akan menitikberatkan pada penyederhanaan, pendekatan tematik integrative yang masih dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan pada Kurikulum 2006, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Diharapkan dengan adanya pengembangan kurikulum ini bisa merupakan suatu bentuk inovasi di dalam pendidikan. Selanjutnya yang lebih berperanan dalam pengimplementasian kurikulum yaitu tenaga edukasi atau guru. Lebih tepatnya lagi kita berbicara masalah kesiapan guru dalam pelaksanaan pengembangan Kurikulum 2013.

Lebih terperinci lagi tentang kompetensi guru, komitmen, maupun tanggung jawab, serta kesejahteraan yang perlu ketat dijaga. Kompetensi guru lebih pada pembelajaran siswa yang menantang, memotivasi, menyenangkan, menginspirasi, dan memberi ruang siswa untuk menjalankan keterampilan proses. Kurikulum penting, namun tak kalah penting  bagaimana strategi membelajarkan dan spiritnya.

Banyak kalangan baik dari pelaku pendidikan maupun orangtua subyek pendidikan memerlukan banyak hal untuk persiapan adanya pelaksanaan Kurikulum 2013. Pengetahuan tenaga pendidik atau guru tentang perubahan kurikulum bisa dibilang masih di permukaan saja, pemahaman teknis pengajaran masih jauh di bawah.

Sehingga tanpa disadari dan tanpa adanya persiapan yang memadai, perubahan struktur kurikulum yang potensial akan membuahkan kekacauan di tingkat sekolah.

Namun demikian, secara konvensial adanya kecenderungan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan selalu dikaitkan dengan adanya kesiapsiagaan sarana dan prasarana yang memadai. Lebih penting lagi kompetensi guru.

Tidak selamanya benar memang. Adanya kurikulum merupakan komponen dominan. Diharapkan adanya kurikulum bisa dijadikan peraga yang fleksibel untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Adanya peningkatan kompetensi guru maupun tersedianya sarana dan prasarana pendidikan merupakan sumbangsih bagi peserta didik yang diarahkan pada pencapaian tujuan pendidikan yang terformat dalam kurikulum. Format dan rumusan ini pun pada Sistem Pendidikan Nasional masuk dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Dengan pengertian, kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pelbagai aspek seperti sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Menengok lebih dalam lagi, guna menjamin supaya Standar Kompetensi Lulusan tercapai maka perlu adanya kegiatan belajar mengajar dengan pelengkapan beberapa standar seperti, satandar isi, standar proses, standar pendidik maupun tenaga edukasian, standar sarana dan sarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan maupun standar evaluasi pendidikan.

Dengan adanya perubahan dan pengembangan pada Kurikulum 2013 yang merupakan bagian dari suatu usaha peningkatan mutu pendidikan yang berjalan, bisa dijadikan bahan rujukan saat penerapan Kurikulum 2013. Yang tetap merupakan suatu kurikulum yang berbasis kompetensi. Namun demikian mengenai sistem pendidikan nasional mempunyai kerangka dasar dan struktur dasar maupun menengah yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan sendirinya satuan pendidikan seyogianya tetap harus beracuan pada kerangka dasar dan struktur dasar kurikulum  dalam pengembangan kurikulumnya. Dalam praktiknya, pemerintah yang telah mengadakan uji publik dengan dihadirkannya Buku Babon  dimaksudkan untuk standarisasi dalam pelaksanaan kurikulum.

Kepemimpinan kepala sekolah pada tingkat satuan pendidikan maupun kepemimpinan guru pada tingkat kelas di samping ketepatan perumusan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), maupun kerangka belajar, dan struktur kurikulum itu sendiri merupakan faktor-faktor keberhasilan Kurikulum 2013.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here