Mardani-Fadli-Amien Rekaman, Hanura: Masa Kecilnya Kurang Bahagia

0
120

Jakarta, namalonews.com- Perhatian masyarakat saat ini kembali terpusat pada lagu #2019GantiPresiden. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merekam ulang lagu #2019GantiPresiden yang tak lain adalah ciptaan musisi Sang Alang.

Mardani memuji lagu Alang yang dianggapnya sangat spesial dan inspiratif. Hal ini diceritakan oleh Mardani melalui akun Twitter pribadinya, @MardaniAlisera, pada Selasa (5/6/2018).

Mardani menuliskan bahwa tanggal Rabu 31 Mei 2018 adalah hari istimewanya sembari diawali basmallah. Karena untuk pertama kalinya dalam sejarah masuk studio rekaman. Mardani mencuitkan ikut menyanyikan lagu Sang Alang yang berjudul #2019GantiPresiden dengan #MardaniPertamaKaliRekaman.

Mardani juga menuturkan ada tokoh elite, seperti Fadli Zon hingga Amien Rais, ikut menyumbangkan suara dalam lagu #2019GantiPresiden tersebut. Alang pun ikut bergabung dalam proses rekaman ulang lagu itu.

Tak lupa juga Mardani melontarkan pujian kepada tokoh-tokoh yang menyumbangkan suaranya dalam lagu tersebut. Salah satunya Fadli, yang dinilainya punya bakat terpendam.

Dalam kesempatan yang sama, ditulis juga bahwa ada banyak pihak yang ikut menyumbang suara, seperti halnya Sang Alang sendiri, Neno, Ahmad Dhani, Fadli Zon, Mustofa Nahra, Zheng Wei Jian, Bang Lius Sungkarisma, hingga Fauzi Baadilah.

“Bukan cuma anak muda, tokoh reformasi seperti ayahanda Amien Rais pun menyempatkan hadir sumbang suara. Ust Hasan Haikal, Akh Derry Sulaiman dan banyak lagi yang tidak dapat disebut satu per satu. Semua semangat. Sehat selalu Pak Amien Rais,” tambah Mardani lagi.

Mardani menyebutkan bahwa semua yang ia lakukan tersebut dalam rangka beramal saleh. Mardani sangat yakin gerakan #2019GantiPresiden bisa semakin besar seiring dengan berjalannya waktu.

“Kami semua yakin, semua dalam rangka beramal saleh. Mencintai negeri dengan cara berjuang -#2019GantiPresiden seperti seorang petani kreatif di Bireuen. Gelombang ini dengan izin Allah SWT akan terus membesar. Insyaallah,” kata Mardani.

Tanggapan Hanura

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Waketum Gerindra Fadli Zon, hingga Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merekam ulang lagu ‘#2019GantiPresiden’ menimbulkan pro dan kotra. Salah satunya dari pihak Hanura. Hanura menganggap hal tersebut dilakukan karena kurangnya kebahagiaan di masa kecilnya.

“Nggak harus ditanggapi serius. Mungkin saja mereka adalah orang-orang yang masa kecilnya kurang bahagia. Kurang mendapatkan hiburan. Mungkin ini saatnya mereka mendapatkan momentum atau kesempatan untuk menunjukkan bakat terpendam sebagai bentuk balas dendam atas masa lalu atau masa kecilnya yang kurang bahagia dan kurang mendapatkan hiburan,” ujar Ketua DPP Hanura Benny Rhamdani, Selasa (5/6/2018) malam.

Benny menyatakan bahwa rekaman lagu tersebut sebagai hiburan bagi para elite politik tersebut. Benny juga menilai rekaman itu dilakukan dikarenakan para pendukung #2019GantiPresiden sudah sadar akan sulitnya mengalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres 2019 mendatang.

“Sehingga yang mereka lakukan adalah mencari hiburan dalam bentuk menghibur dirinya sendiri. Itu pas dengan lagu yang mereka bawakan. Mereka sadar bahwa untuk mengalahkan Jokowi di pilpres 2019 itu sulit, maka cara menghibur diri yang paling efektif bagi mereka adalah dengan cara menyanyi lagu ganti presiden,” tutur Benny.

Tak hanya itu, politikus Hanura Inas Nasrullah Zubir pun menyatakan bahwa rekaman ulang lagu ‘#2019GantiPresiden’ dengan mengkaitkan Amien Rais hingga Fadli Zon dilakukan sebab lagu tersebut sudah tenggelam. Menurut Inas, lagu ‘#2019GantiPresiden’ sudah kalah bersaing dengan lagu ciptaannya.

Menurut Inas, lagu #2019GantiPresiden menghilang sejak kemunculan lagu Dia Bekerja Untuk Kita dan lagu Kampret Pengen Ganti Presiden ciptaannya. Maka dari itu, untuk menaikkan tangga lagu mereka tersebut, mereka mendaur ulang lagu menggunakan suara artis sumbang FZ (Fadli Zon) dan AR (Amien Rais).

Inas juga menilai para elite tersebut malah fokus melawan lagu ciptaannya dan bukannya berupaya untuk memenangkan Prabowo. Menurut Inas, para elite tersebut sudah kehilangan arah dalam menghadapi koalisi pendukung Jokowi.

Inas juga mengatakan bahwa mereka itu jadinya hanya berfokus untuk berperang melawan lagunya dan sepertinya tidak fokus memenangkan Prabowo. Inas juga heran, kenapa AR dan FZ sibuk melawan lagunya. Mereka dinilai Inas sudah kehilangan arah dalam menghadapi koalisi Jokowi.

Dinilai Plagiat Lagu Robbie Williams ‘Betterman’

Lagu yang diciptakan Sang Alang tersebut banyak dianggap sebagai lagu yang dipesan parpol dan bahkan ada juga yang menilai plagiat dari lagu Robbie Williams yang berjudul Betterman. Menanggapi hal tersebut, Sang Alang langsung membuka segalanya, ia sembari berkelakar.

“Lu daripada ribut-ribut saling ejek, genk cebong lah, genk kampret lah, genk kalajengking lah, lu gak kreatif amat. Karena Gue musisi, makanya Gue bikin lagu” kata Sang Alang.

Lagu #2019GantiPresiden tersebut juga menjadi bentuk sayang dan perhatian kepada pemerintah. Kata Sang Alang, ini cara dia cinta kepada Pemerintah.

“Jika pemerintah ingin 2 Periode, perbaiki kegelisahan rakyat yang tersurat pada lirik lagu #2019GantiPresiden. Ini bentuk perhatian Gue pada pemerintah, gue kubu umat Islam yang mencintai pemimpinnya” tambah Sang Alang.

Saat ditanya soal rumor bahwa Lagu #2019GantiPresiden merupakan pesanan partai politik tertentu dan bahkan dituding menjiplak karya penyanyi luar negeri, Sang Alang justru tertawa.

“Hahahaha,… Demi Allah, ini saya lagi puasa ya. Lagu itu kegelisahan saya, gak ada pesanan partai politik manapun. Saya bikin secara mendadak saat bertandang ke studio musik milik musisi lawas Stinky, tapi kalo nanti ada yang suka sama lagu saya dan mengundang saya, ya itu rejeki anak shalih, hahahaha…” jelas Sang Alang.

Mengenai tudingan menjiplak lagu Betterman milik Robbie Williams, “Lagu ini dibuat untuk rakyat Indonesia, bukan untuk mendengki,” kata Sang Alang.

Sang Alang juga mengurai bahwa liriknya juga tak ada yang hoax.

“Semua ada kok di media,” tambah Sang Alang.

Lirik Lagu #2019GantiPresiden

Berikut ini adalah lirik lagu #2019GantiPresiden itu:

Dulu kami hidup tak susah, mencari kerja sangat mudah
Tetapi kini, pengangguran, semakin banyak ga karuan

Sepuluh juta lapangan kerja, tetapi bukan untuk kita
Kerja, kerja, kerja, buruh asing yang kerja
Anak-anak bangsa tetap nganggur aja

Di sana sini orang menjerit, harga-harga selangit
Hidup yang yang sulit, sembako naik, listrik naik
Di malam buta, BBM ikut naik (buset)

Pajak mencekik usaha sulit, tapi korupsi subur penguasanya makmur
Rumah rakyat kau gusur, nasib rakyat yang kabur
Awas, awas, kursimu nanti tergusur
Beban hidup kami sudah gak sanggup, pengennya cepet-cepet tahun depan

2019 ganti Presiden
Kuingin Presiden yang cinta pada rakyatnya
2019 ganti Presiden
Ku ingin Presiden yang tak pandai berbohong

2019 ganti Presiden
Ku ingin Presiden yang cerdas, gagah perkasa
2019 ganti Presiden
Bukan Presiden yang suka memenjarakan ulama dan rakyatnya

(Cabe mahal – tanam sendiri
Daging mahal – makan bekicot
Listrik mahal – cabut meteran
Beras mahal – ditawar dong)

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here