Semua Bangunan Di Pulau C & D Disegel

0
157

Jakarta, namalonews.com- Semua bangunan di Pulau reklamasi Teluk Jakarta khususnya Pulau C dan D resmi disegel. Bahkan, pemerintah provinsi DKI Jakarta menghentikan seluruh kegiatan di Pulau hasil reklamasi tersebut.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segel seluruh bangunan yang berdiri di atas tanah dimana hak pengolahan lahan ada pada Pemprov DKI Jakarta dan seluruh bangunan tersebut ilegal atau tidak memiliki izin,” demikian Gubernur Pemprov DKI Jakarta, Anies Baswedan di Pulau reklamasi pada Kamis (7/6/2018).

Secara keseluruhan bangunan yang disegel tersebut berjumlah 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah tinggal, 212 rumah kantor, dan 311 lainnya unit rumah kantor dan rumah tinggal yang belum jadi.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan penegakan aturan harus dilakukan kepada semua pihak tanpa terkecuali. Hukum bukan hanya tegak kepada mereka yang kecil dan lemah, tetapi harus juga kepada mereka yang besar dan kuat. Anies Baswedan menambahkan semua pihak harus mengikuti dan taat pada tata aturan jika ingin melakukan pembangunan di Jakarta.

“Jangan coba-coba dibalik, jangan membangun dahulu baru setelah itu mengurus izin, tetapi pastikan semuanya harus ada izin dulu baru dibangun,” ujarnya.

Spanduk dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa peringatan terhadap lokasi yang ditutup karena Pemprov DKI Jakarta menilai pembangunan tersebut melanggar pasal 69 ayat 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Penyegelan tersebut dilakukan oleh anggota Satpol PP yang berjumlah 500 personel.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here