Pejabat Diutamakan, Baru Pindah, Djarot Sudah Punya KTP Medan

0
251

Jakarta, namalonews.com- Sebagai bagian dari pilkada serentak, pada hari Rabu, 27 Juni 2018, nanti rakyat Sumatera Utara akan mengadakan pesta demokrasi, yaitu pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Seluruh warga Sumatera Utara yang sudah mempunyai hak pilih akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih gubernur dan wakil gubernur mereka untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

Tidak terkecuali Djarot Syaiful Hidayat yang mengajukan diri sebagai calon gubernur Sumatera Utara. Mantan gubernur DKI Jakarta itu ternyata sudah resmi menjadi warga Sumatera Utara.

Sebagai warga Jakarta, semula Djarot diragukan bisa ikut mencoblos pada pemilihan gubernur di Sumatera Utara walaupun dia maju sebagai calon gubernur Sumaera Utara. Namun, keraguan itu akhirnya terjawab.

Calon gubernur Sumatera Utara jagoan PDI Perjuangan ini dipastikan bisa mencoblos di kota Medan. Hal itu  terbukti dengan kepemilikan Djarot atas KTP elektronik baru sebagai warga Medan.

KTP elektronik barunya sebagai warga Medan itu Djarot perlihatkan pada acara bertajuk  “Lebih Dekat dengan Mas Djarot”  di Hotel Candi, Medan, Kamis malam, 7/6/2018  pada media.

“Yang kemarin, nanya beliau bukan warga Kota Medan, Sumut, yang ga bisa mencoblos di Medan. Ini dia identitas beliau, sudah menjadi warga Kota Medan, ya warga kota Medan,” tulis akun Facebook Bidarto yang dibagikan ke grup Debat Relawan Eramas dan Relawan Djoss Pilgubsu 2018 seraya menyertai foto Djarot sedang memperlihatkan KTP elektronik barunya.

Domisili Djarot sesuai dengan alamat KTP, tambah Bidarto, adalah di Jalan Kartini, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Sindiran ‘panas’  tidak serta merta mereda setelah calon gubernur itu memiliki KTP elektronik baru sebagai warga Medan. Warganet justru heran, kok begitu cepatnya KTP Djarot sudah jadi. Sementara itu, ada banyak warga yang harus menanti hingga tahunan hanya untuk mendapatkan KTP elekronik.

“Hebat ya.  ejabat Diutamakan, Baru Pindah ke Medan Udah dapat KTP, Besok Kalah Nyalon Lagi Dapat KTP, sampai numpuk tuh KTP,” komentar akun Randi Hermawan.

Akun yang lain tidak tinggal diam.

“Cepat ya #6bulan. Blanko baru ada kalo kita buat e-KTP di Medan,” timpal akun Khaban Usu.

“Jadi banyak orang Asli Medan sendiri belum punya e-KTP, masih resi melulu eh siluman piaraan mak banteng ini bs lsg punya KTP pulak, ckckck… blm jd udh main salip silap bah..”  akun Lydia Meilani tak mau kalah menimpali.

Tak jauh berbeda dengan curhat yang lain, akun Facebook Ayu Ashari Pane pun mengungkapkan hal serupa.

“Cepat kali siapnya ya..abg aq buat KTP yang asli orang Medan 4 thn ga siap2. D dtgi ke kntr camatnya pun ga open… hadeh… ngeri kali negara nie ya.”  Sindirnya.

“Cepat yaa dpt ktp? Awak dah 1,5 tahun tak siap2..pantekk,” sindir Oscar Felinni, tak mau ketinggalan.

Berbeda dengan  sindiran Sakti Siregar Sakti ini. Ia pun merasa ada yang janggal dengan KTP baru Djarot.

“Itu KTP dari mana? Bisa jd akan banyak yg seperti dia… Memiliki KTP Sumut Dadakan. Panwas harus jeli melihat KTP peserta Pilkada,” curiganya.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here