Sandiaga Minta Masyarakat Awasi Penggunaan KJP Plus

0
234

Jakarta, namalonews.com- Karena Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus saat ini sudah bisa ditarik tunai, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meminta masyarakat untuk mengawasi pengggunaannya. Ia meminta dana tersebut tak digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

“Jadi semuanya mengawasi. Jangan sampai porsi tunai ini malah dipakai untuk hal-hal yang konsumtif,” kata Sandiaga di TPU Karet Bivak, Jalan Karet Pasar Baru Barat, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Menurut Sandiaga, keputusan untuk memperbolehkan KJP Plus ditarik tunai ini adalah untuk membantu biaya pendidikan yang harus dibayar tunai. Ini berdasarkan permintaam warga Jakarta yang memiliki anak penerima KJP Plus.

“Mungkin untuk sarapan paginya, mungkin bagian dari transportasi karena transportasi kita kan tiga puluh persen dari penghasilan kita, sangat tinggi. Mungkin untuk kursus-kursus yang di luar, yang tidak ditanggung,” ujar Sandiaga.

“Selama dua tahun KJP, banyak yang terima kasih ke KJP. Tapi ada tambahan yang mereka perlukan dalam bentuk tunai,” imbuh Sandi.

Kartu Jakarta Pintar (KJP) plus sudah bisa ditarik tunai sejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Pergub Nomor 4 Tahun 2018 pada 26 Januari lalu. Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan Rp3,9 triliun untuk KJP Plus. Dana itu ditujukan bagi 680.046 orang penerima lama dan 124.969 orang penerima baru.

Dalam keterangan pers Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika DKI Jakarta pada Rabu (6/6), siswa SD mendapat dana KJP Plus Rp250 ribu per bulan. Sebanyak Rp100 ribu di antaranya bisa ditarik tunai.

Untuk Siswa SMP, menerima dana KJP Plus sebesar Rp300 ribu, dan setengahnya dapat ditarik tunai. Sedangkan siswa SMA dan SMK, mendapat masing-masing Rp420 ribu dan Rp450 ribu per bulan. Sebanyak Rp200 ribu di antaranya dapat ditarik tunai.

Sementara untuk peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menerima Rp300 ribu per bulan dan setengahnya bisa ditarik tunai. Selain itu, peserta Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) mendapat dana KJP Plus Rp1,8 juta, dan Rp150 ribu dari jumlah itu bisa ditarik tunai.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here