Tugas Indonesia Setelah Menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

0
176

Jakarta, namalonews.com- Setelah melalui pemungutan suara yang dilakukan pada Jumat (8/6/2018), Indonesia akhirnya terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa Bangsa Periode 2019-2020. Kemenangan Indonesia tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Umum Majelis PBB Miroslav Lajcak.

Indonesia mengalahkan Maldives dengan meraih 144 suara, untuk mendapat satu kursi yang mewakili kawasan Asia Pasifik. Selain Indonesia, empat negara lainnya yang juga berhasil menjadi anggota tidak tetap DK PBB adalah Jerman, Belgia, Afrika Selatan dan Republik Dominika.

Setelah menjadi DK PBB, maka ada hal penting yang harus dilakukan oleh Indonesia. Pertama, Indonesia akan melakukan nmisi perdamaian dan stabilitas global dengan mendorong habit of dialogue dan penyelesaian konflik secara damai.

Tugas berikutnya, Indonesia akan mensinergikan organisasi kawasan dengan DK PBB dalam menjaga perdamaian untuk menghadapi tantangan radikalisme dan terorisme.

Sementara yang ketiga, Indonesia akan terus mendorong kemitraan global dan mensinergikan negara-negara dan organisasi internasional untuk pembangunan berkelanjutan. Sedangkan misi keempat, yang utama adalah menyelesaikan konflik di Palestina, yang selalu menjadi fokus Indonesia selama ini.

Dewan Keamanan PBB kini memiliki lima anggota tetap, Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris dan Prancis. Sedangkan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB berjumlah 10 negara yang dipilih berdasarkan sidang majelis umum.

Pemilihan anggota tidak tetap dilakukan berdasarkan grup regional. Indonesia sendiri mewakili grup Asia Pasifik. Belgia dan Jerman berhasil terpilih dari regional Eropa Barat. Kemudian Afrika Selatan mewakili grup Afrika, sedangkan Republik Dominika mewakili Amerika Latin dan Caribbean.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here