Amien Rais: Ikan Busuk Dimulai Dari Kepala, NKRI akan Hilang?

0
77

Jakarta, namalonews.com- Untuk yang ke sekian kalinya Amien Rais melakukan kritikan keras kepada Presiden Jokowi. Kali ini kritikan itu disampaikan oleh Amien Rais pada saat  menjadi salah satu pembicara pada acara tausiah kerakyatan yang bertajuk “2019 Indonesia Pasca Jokowi”. Pada acara yang digelar di Kampung Aquarium, Jakarta Utara itu, Amien Rais dalam sambutannya menganggap kehancuran di Indonesia disebabkan oleh pemimpin negara.

“Saya kira semua di sini seiya sekata. Bahwa kita di tahun depan memang harus sudah mengganti presiden. Alasannya, karena tidak bisa memikul amanat, jadi utang, sudah melampaui akal sehat, kemudian juga sumber daya alam kita sebagian besar digotong ke luar negeri, sisanya baru dibagi ke rakyat miskin. Sementara minyak, gas, kayu, semua itu diabdikan ke kepentingan asing,” kata Amien saat memberi ceramah di acara ‘Tausiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi’ di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, belum lama ini.

Pada sebelumnya, Amien Rais telah melakukan sejumlah kritikan kepada Jokowi sejak awal menjabat sebagai presiden hingga kini, yakni kritikan tentang jual negeri untuk antek aseng dan asing, kurang simpatik dengan umat Islam, lambat selesaikan masalah di tanah air, Jokowi ingin remake Film G302/PKI untuk milenial, investasi dana haji untuk infrastruktur, perppu Ormas, dan bagi-bagi sertifikat tanah.

Menurut Amien Rais, teori yang disepakati oleh kaum cendekia adalah bahwa ikan itu busuk berawal dari kepalanya. Hal itu kemudian ia analogikan dengan rusaknya sebuah negara yang, menurutnya, dimulai dari pemimpin negara itu. Amien mencontohkan Jokowi terkait hal ini.

“Kemudian kita juga mengetahui bahwa ada teori yang sudah disepakati kaum cendekia akan sebuah pepatah asing yang menyatakan bahwa ikan itu proses busuknya mulai dari kepala. Jadi, ikan busuk bukan dari sirip, ekor, tapi kepala. Artinya, kalau sebuah kelurahan kemudian anggota masyarakat resah banyak maling, siapa yang tanggung jawab?” kritik Amin Rais.

“Pak lurahnya. Kalau kecamatan tidak aman, yang dipegang kepalanya yang tanggung jawab? Pak camatnya. Kalau kota dan kabupaten tidak aman, tidak sejahtera, itu pasti yang busuk bupati atau wali kotanya. Kalau negara, itu maaf ya, Pak Jokowi, panjenengan (anda) yang menyebabkan kerusakan selama ini,”  ucapnya Amien Rais mengkritk jokowi.

Itulah sebabnya, atas dasar hal tersebut Amein Rais, mengklaim warga negara sudah sepakat untuk tidak meneruskan kepemimpinan Jokowi. Bahkan, ia memperkirakan Indonesia bisa hilang kalau Jokowi terpilih lagi.

“Jadi kita ini warga negara memang sudah sepakat. Kita tidak akan meneruskan kepemimpinan Pak Jokowi, karena kebusukan nanti makin parah. Bahkan mungkin NKRI bisa hilang kalau dia terpilih lagi,” pungkasnya.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here