Fosil Dinosaurus Misterius Terjual Rp 28 Miliar

0
212

Jakarta, namalonews.com- Sebuah fosil dinosaurus baru saja terjual ke seorang kolektor fosil Perancis dengan harga 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 28 miliar dalam pelelangan yang diadakan oleh Aguttes. Namun sayang masyarakat dunia, termasuk para ilmuwan tidak bisa melihatnya.

Menurut Direktur Badan Pelelangan Aguttes, Claude Aguttes, seperti yang dilaporkan Reuters, penemuan ini sangat luar biasa. Semua orang nantinya bisa melihatnya. Fosil ini nantinya bisa dipinjamkan ke museum untuk dipelajari oleh para ilmuwan.

Namun, ternyata semuanya tidak seperti yang diharapkan. Demikian laporan Society of Vertebrate Paleontology (SVP) yang mempelajari, menemukan dan mengawetkan fosil-fosil vertebrata. Menurut SVP fosil yang kini menjadi pemilik pribadi selamanya hilang dari genggaman sains.

Menurut mereka kalaupun pemilik yang baru mempebolehkan fosil ini untuk dipelajari oleh para ilmuwan, namun hasil informasi yang didapatkan tidak akan boleh dimasukkan dalam publikasinya.

“Ketersediaan materi fosil tersebut bagi ilmuwan lain tidak bisa dijaminkan, sehingga verifikasi klaim-klaim ilmiahnya tidak bisa dilakukan,” tulis SVP.

SVP menyangsikan komentar Eric Mickeler, pakar yang mengawasi pelelangan Aguttes, yang berkata bahwa pemilik baru fosil akan bisa memberi nama kepada spesies ini.

Hal ini akan terkendala karena pemberian nama bagi spesies baru memiliki aturan ketat dengan prioritas diberikan kepada nama pertama yang dipublikasikan, bukan pemilik spesimen.

Fosil dinosaurus yang menjadi perbincangan tersebut pertama kali ditemukan di Wyoming pada 2013 oleh sekelompok paleontolog yang tidak dikenali namanya. Walaupun para peneliti tidak mengetahui secara pasti spesiesnya, mereka meyakini bahwa dinosaurus tersebut merupakan sejenis Allosaurus.

Berdasarkan hasil penelitian yang ada, fosil yang hanya lengkap 70 persen ini memiliki panjang 8,8 meter. Hasil penanggalan karbon juga menunjukkan bahwa dinosaurus ini hidup antara 151-156 juta tahun lalu pada Periode Jura. Ini menunjukkan bahwa fosil ini lebih tua dari Tyrannosaurus yang baru ada di Zaman Kapur.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here