Masyarakat yang Datang ke Jakarta Harus Memiliki Keterampilan

0
197

Jakarta, namalonews.com- Seperti tahun-tahun lalu, setiap habis lebaran banyak pendatang baru yang mencoba peruntungan di Jakarta. Mereka mengadu akan nasib dengan mencari pekerjaan di ibukota.

Terkait dengan hal ini, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan mengingatkan, masyarakat yang ingin datang ke Jakarta harus memastikan dirinya memiliki keterampilan dan tempat tinggal yang jelas.

“Kita tidak ingin pendatang baru hanya menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) baru di Jakarta,” demikian Masrokhan dalam keterangan tertulisnya, Minggfu (10/6/2018).

Menurut Masrokhan, Jakarta sebagai ibukota negara terbuka bagi siapapun yang ingin mengadu nasib. Namun kami mengimbau jika ingin ke Jakarta harus dipersiapkan agar tidak luntang-lantung. Jangan sampai jadi PMKS jalanan,” ujarnya.

Pendatang baru yang datang ke Jakarta harus mempunyai kriteria seperti keterampilan yang dibutuhkan di Jakarta, pekerjaan yang jelas, dan tempat tinggal di Jakarta. Agar kehidupan mereka ada yang menjamin dan tidak menjadi PMKS.

“Jika pendatang baru tidak memiliki kriteria itu, khawatirkan mereka akan hidup telantar di Jakarta. Kondisi itu tentu merugikan dirinya sendirinya. Niat awal ingin mendapat kehidupan yang lebih baik, namun karena tidak memiliki persiapan akhirnya akan menyusahkan dirinya,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi PMKS, Dinsos akan melakukan penjangkauan dengan mengerahkan 425 orang Petugas P3S Dinas Sosial DKI Jakarta di lima wilayah kota administrasi. Selain itu juga bekerja sama dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam melakukan penjangkauan PMKS jalanan.

“Jika sudah terjangkau oleh petugas kami, PMKS itu akan dibawa ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1 dan 2 yang ada di Kedoya, Jakarta Barat dan Cipayung, Jakarta Timur untuk diberikan pembinaan dan juga dikembalikan ke kampong halamannya,” pungkas Masrokhan.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here