Pastor Katolik Pimpin OMK Amankan Idul Fitri Di Jayapura

0
177

Jakarta, namalonews.com- Kerukunan hidup antaragama itu indah dan harus mengalir ke luar dari hati yang iklas. Hal ini pun ditunjukkan oleh Organisasi Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Paroki Sang Penebus Sentani Papua yang turut terlibat aktif mengamankan kelancaran Shalat Led di Masjid Al-Aqsa pada Jumat (15/6/2018).

Pastor atau Pemimpin Gereja tersebut-Hendikus Nahak menyebut pihaknya telah membangun kerja sama dalam membangun kerukunan selama 4 tahun terakhir.

“Itu menggambarkan keberagaman umat; baik katolik maupun muslim dalam menghargai dan menghormati satu sama lain,” ujarnya.

Nahak menambahkan upaya mewujudkan kerukunan ini didukung oleh pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah membuat program zona integritas. Dengan demikian, hal ini menjadi fondasi umat beragama dalam membangun dan membina kerukunan bersama.

“Kami ingin mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup bersama secara rukun. Tidak hanya simbolis, tetapi harus diwujudnyatakan bahwa kita sungguh-sungguh membentuk toleransi hidup yang bermutu dalam keberagaman,” katanya.

Ia menambahkan membangun kerukunan harus memiliki landasan sikap saling menghargai dalam hidup bersama. Selain itu, Nahak juga mengapresiasi pemerintah Jayapura yang mencanangkan kehidupan rukun dalam bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua Taklim Masjid Agung Al-Aqsa Sentani-Nurdin Sanmas melantunkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jayapura yang berperan dalam menjaga keamanan pelaksanaan ibadah Ramadan hingga hari raya Idul Fitri.

“Sebenarnya banyak yang ingin disampaikan, tapi saya terharu melihat romo (pastor) yang turun langsung memimpin pemuda gereja dalam menjaga keamanan Idul Fitri,” ujarnya.

Nurdin menambahkan upaya ini menjadi komitmen bersama untuk selalu menjaga kerukunan antarumat beragama di Jayapura.

Ia melanjutkan penyediaan lahan parkir di halaman gereja dan Masjid saat hari raya juga menjadi komitmen bersama.

“Ini komitmen kami dan luar biasa apa yang dilakukan pastor hari ini. Semoga bisa ditiru umat beragama lainnya di Jayapura,” katanya.

Penulis: Boni Ogur                                           

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here