Jangan Heran, Pegawai Dapat THR, Pemerintah Pun Dapat UHR

0
154

Jakarta, namalonews.com – Apa itu UHR? Kalau THR adalah tunjangan hari raya, yang berupa uang atau barang, yang diterima oleh seorang pegawai negeri, pegawai swasta,  atau siapa pun dari suatu instansi swasta ataupun instansi pemerintah, maka berbeda  dengan istilah yang satu ini, yakni UHR. UHR adalah singkatan utang hari raya.

Kalau THR diberikan menjelang lebaran kepada siapa pun, maka UHR pun diberikan menjelang lebaran kepada siapa pun dan juga kepada negara.

Belum lama ini, menjelang lebaran 2018, tepatnya Kamis (14/6/2018), Bank Dunia telah memberikan utang kepada pemerintah Indonesia .  Sebagaimana diketahui bahwa Bank Dunia (World Bank)  telah  mengucurkan pinjaman sebesar US$ 150 juta setara Rp 2,1 triliun untuk mendukung Program Indonesia Sehat dalam payung Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE) Program.

Utang itu diberikan  berdasarkan hasil penilaian Bank Dunia bahwa kondisi yang berkaitan dengan sektor kesehatan di Indonesia telah mengalami peningkatan pada tahun-tahun terakhir, termasuk di antaranya peningkatan angka harapan hidup dan penurunan angka kematian anak berusia di bawah lima tahun dari 46 dari 1.000 kelahiran pada 2002 menjadi 32 dari 1.000 kelahiran pada tahun 2017.

Indonesia, lanjut Bank Dunia, memiliki salah satu angka tertinggi di dunia untuk program asuransi kesehatan sosial pembayar tunggal, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bank Dunia memperkirakan  bahwa pada 2019 semua orang di Indonesia akan memiliki perlindungan di bawah JKN.

“Kesehatan penting agar Indonesia dapat memenuhi berbagai tujuan ketika  warganya sehat dan makmur, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi pada pertumbuhan dan perkembangan negara yang luar biasa,” kata Rodrigo A. Chaves, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor-Leste, melalui siaran resmi, Kamis (14/6/2018).

Fokus dari program itu adalah tiga daerah tertinggal di wilayah Indonesia timur, yaitu Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Tiga wilayah itu sedang menghadapi tantangan dalam ketidakmerataan hasil kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan primer yang bermutu sehingga menjadi penyebab terjadinya angka kematian anak berusia di bawah lima tahun, malnutrisi kronis, dan stunting.

Secara keseluruhan, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai jaminan kesehatan universal, meski masih membutuhkan pembenahan dalam tata kelola, akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan pendanaan sektor kesehatan di tingkat nasional maupun lokal. Dukungan Bank Dunia dalam sektor kesehatan di Indonesia merupakan komponen penting Kerangka Kerja Kemitraan Negara untuk Indonesia dari Grup Bank Dunia, yang mempunyai fokus kepada prioritas pemerintah yang memiliki potensi perubahan besar. (Sulis Sutrisna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here