Kecanduan Game Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

0
167

Jakarta, namalonews.com- Kecanduan bermain game telah menjadi sebuah gangguan kesehatan mental. Demikian hasil rilisan terbaru Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

WHO telah mengklasifikasi dan menganalisa berdasarkan referensi terkait penyakit yang diakui dan diagnosa. Hasil klasifikasi dan analisa tersebut menunjukkan kecanduan game digital dan video sebagai pola perilaku permainan yang berlangsung secara terus-menerus atau berulang-ulang.

Hal ini akan memunculkan dampak yang lebih luas sehingga berpotensi untuk menjadi prioritas utama dari pada kepentingan hidup lainnya.

Shekhar Saxenan-Pakar WHO terkait kesehatan mental dan penyalahgunaan zat menyebut beberapa kasus terburuk terlihat dalam penelitian global. Ia merujuk pada game yang bertahan dalam 20 jam tiap hari. Hal ini menyita waktu tidur, makan, bekerja atau sekolah, serta kegitan sehari-hari lainnya.

Ia menambahkan hanya sebagian kecil orang bermain game digital dan video yang berpotensi mengembangkan masalah. Namun, peringatan dini sebagai jalan keluar terbaik untuk mencegah terjadinya penyakit kecanduan tersebut.

“Ini merupakan perilaku sesekali atau sementara. Jika perilkau demikian berlangsung selama satu tahun bisa menjadi diagnosis potensi gangguan dibuat,” katanya pada Selasa (19/6/2018).

Sementara itu, Koalisi Video Games yang merupakan grup industri Lobby Game menyebut produk mereka bisa dinikmati dengan aman dan masuk akal oleh miliaran masyarakata di seluruh dunia. Termasuk di antaranya semua jenis genre, perangkat, dan platform.

Selain itu, dalam video game juga terdapat nilai pendidikan, terapi, dan rekreasi dari permainan. Oleh karena, games tersebut dibuat dengan baik dan diakui secara luas. Sehingga, pihaknya mendesak Badan Kesehatan Dunia untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here