Elektabilitas Syamsul Sebagai Calon Wali Kota Malang

0
209

Jakarta, namalonews.com- Akhir-akhir ini Jelang hari pemilihan Walikota Wakil Walikota Malang, tren positif dari pasangan calon (paslon) ASIK masih dianggap unggul diantara dua rivalnya. Pasalnya adanya kenaikan popularitas dan elektabilitas ini di lihat dari hasil survei independen yang  merupakan sebuah bukti bahwa terdapat sebuah public trust (kepercayaan masyarakat) untuk paslon ASIK yang semakin hari bisa di bilang akan terus meningkat.

Syamsul Mahmud merasa senang dalam menanggapi tren kenaikan elektabilitas hasil survei ini bahkan beliau merasa bersyukur dengan penuh harapan bahwa bisa memenangkan pemilu tersebut.

Syamsul menyatakan bahwa “Tren ini mesti dijaga dengan terus bekerja keras karena beberapa alsan yang membuat alasan sehingga merasa menang ini bisa membawa lupa diri, di khawatirkan hasil akhir pada pencoblosan Rabu, 27 Juni 2018 menjadi anti klimaks” ungkapnya.

Syamsul menyatakan bahwa adanya tren positif ini semakin membuat semangat untuk terus mempertahankannya dengan antusias dan akan mudah dan semakin sering turun ke masyarakat di grass root.

Para saksi Paslon ASIK yang telah selesai pelatihan dan pembekalan yang jumlahnya hampir tiga ribu orang ini sepakat juga akan turun mencari dukungan untuk Pasangan Anton – Syamsul (ASIK )no urut 2.

Syamsul Mahmud sebagai calon Wakil Walikota Malang dari paslon Nomor Dua (2) ini memberikan pesan supaya dari semua tim pendukung paslon ASIK dapat memanfaatkan waktu yang tersisa dengan baik dan tetap bisa menjaga semangat dan gembira melaksanakan tugas.

”Jangan terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar, namun terus usahakan untuk tetap bisa untuk solid dan tidak terpecah belah oleh kabar yang dapat merugikan perjuangan bersama selama ini dan jangan lupa ketika anjangsana Lebaran untuk menyampaikan pesan kepada Abah Anton tetap dukung ASIK.,” ungkap Syamsul Mahmud sambil tak lupa untuk memohon maaf Lahir bathin untuk seluruh masyarakat kota Malang.

hal di atas sudah terbukti secara asli da bukan lagi campuran, apabila terdapat yang mengatakan bahwa pak Syamsul itu bukan dari NU dan PKB maka yang berbicara demikian tersebut bisa di bilang tidak jelas dan harus dipertanyakan ke-NU-annya.

Keterangan tersebut secara lantang dinyatakan disampaikan Zamroni delaku sekretaris PKB Kota Malang pada saat buka bersama dengan warga Celaket gang 2 di kota Malang.

Zamroni menyataka bahwa “Saya selaku pengurus dari DPC PKB kota Malang sudah menjelaskan bahwa Pak Syamsul ini dulu adalah wakil bendahara dan untuk saat ini naik sudah menjadi wakil ketua dan selama Abah Anton berhalangan maka Pak Syamsul ini sudah menjadi Plt Ketua DPC PKB,” tegasnya.

Zamroni kemudian menambahkan bahwa dari PKB ini merupakan partai yang didirikan oleh NU. Logikanya apabila dia sudah mengaku bahwa orang NU maka sudah seharusnya beliau pun mendukung PKB. Karena hal demikian maka dari PKB dibuat untuk menampung aspirasi warga NU. PKB sendiri sudah memiliki calon yang sungguh sangat luar biasa prosesnya hal ini bisa di lihat secara nyata karena sudah mulai digodok hingga diputuskan yang tentunya direstui oleh kyai-kyai NU dan diusung oleh PKB.

Zamroni sangat berharap kepada remaja masjid, untuk tetap bisa dalam mengajak teman-temannya untuk datang ke TPS untuk memberikan suaranya. 5 menit kemudian di bilik suara tersebut maka akan sangat menentukan 5 tahun ke depan. Apabila hal tersebut memang salah menentukan pilihannya, maka akan bisa mengalami menyesalan bahkan sampai pada 5 tahun ke depan.

Zamroni yang diamini oleh seluruh hadirin menyatakan dengan tegas bahwa “Masyarakat harus bisa pintar dalam memilih kemdian dari yang sudah bagus dibangun oleh Abah Anton, ya mari kita teruskan dua periode ,” pintanya.

Di samping hal di atas maka tidak mengurai kebersamaan Syamsul dengan keluarganya muntuk merayakan lebaran bersama. Calon wakil walikota Malang Syamsul Mahmud ini merayakan idul fitri di Banyuwangi dan Pasuruan dengan meninggalkan kegiatan kampanye sejenak. Hal ini di lakukannya tidak lainuntuk bisa berkumpul bersama dengan keluarganya.

Syamsul Mahmud di dampingi istri setianya dengan ucapan “Selamat hari raya Idul Fitri, Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin,” katanya dalam pesan singkatnya.

Hari raya idul fitri menurut Syamsul Mahmud ini merupakan sebuah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan. Akan tetapi untuk kali ini suasananya sangat berbeda dari tahun tahun sebelumnya hal ini di karenakan bertepatan dirinya maju dalam pilkada Kota Malang 2018.

Waktu yang sangat sempit untuk berlebaran ini memang benar benar di planing yang harus di persiapkan dengan benar-benar mantap karena harus cepat cepat kembali ke Malang, pasalnya sudah ditunggu program kegiatan yang sangat padat dari Tim Pemenangan ASIK.

Sehari jelang hari raya idul fitri, Syamsul bersama keluarga kecilnya bertolak dari kediamannya jl Arumdalu Malang menuju Kota Banyuwangi di rumah mertuanya. Sebelum ke Mertua, Syamsul pamit ke Ibunya Hj. Sutiamah dan pergi ke makam Ayahnya H. Mohammad Hasan (alm) yang ada di pasuruan.

Keluarga Syamsul sendiri ikut merayakan lebaran dan sholat idul fitri dikampung halaman sang istri yang ada di Banyuwangi.

Kedua orangtua yakni Yana, istri Calon orang no 2 di Kota Malang ini masih lengkap. Yana menyatakan bahwa “Sudah menjadi tradisi untuk sungkeman setelah Sholat Id,” ujarnya.

Drs. H. Ahmad Bahri Azis dan Rr. Hj. Milati duduk bersebelahan dari satu persatu keluarga besar Yana termasuk  juga Syamsul dan anak anaknya bergantian untuk melakukan sungkem untuk minta maaf serta memohon doa restu secara bergantian.

H Ahmad Bahri Azis menyatakan bahwa “Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi,” ujarnya dengan lembut.

Kedua orang tua Yana berpesan kepada Syamsul bahwa ” semoga doa2 diijabah Allah, dan semoga selalu diberikan yg terbaik bagi diri sendiri dan keluarga besar. Seandainya terpilih dalam pilwali harus tetap sesuai tujuan awal yaitu berniat ibadah dan menjadi pemimpin yg bisa memegang teguh amanah,”pesan dari Ahmad Bahri Azis yang di amini Rr. Hj. Milati Ibunda Yana.

Hari ke 2 setelah lebaran keluarga Syamsul kembali ke pasuruan untuk sungkem ke
Hj. Sutiamah ibunda Syamsul. Syamsul tidak kuasa untuk membendung airmata ketika sungkem ibundanya dan meminta restu dalam pencalonan dirinya.

Ketika mereka sudah di hubungi PolitikaMalang lewat selulernya maka dengan segera Calon Wakil walikota Malang pasangan Walikota Non Aktif Abah Anton ini, juga titip salam kapada tim serta untuk mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan, kedamaian dan keharmonisan secara aman dan tetap utuh.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here