Upaya Paslon Dapatkan Dukungan Masyarakat

0
169

Jakarta, namalonews.com- Tidak hentiinya Dukungan demi dukungan terus mengalir pada Pasangan Calon Wali Kota dan Wali Kota Malang ini yakni Dr. Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi (Menawan) dalam pemilihan kepala daerah di Malang 2018. Calon pasangan ini adalah deklarasi dukungan datang dari Partai Berkarya.
Deklarasi tersebut di dukungan dan dihadiri seluruh kader, baik dari pengurus dan simpatisan DPD Partai Berkarya Kota Malang ini digelar di RM Teras Bumbu, Jalan Raya Sulfat, Rabu (13/6) kemudian dihadiri secara langsung oleh Calon Wakil Wali Kota Malang yakni H. Ahmad Wanedi.
Deklarasi ini sudah dibacakan langsung oleh Ketua DPD Partai Berkarya, Kombes Pol (Purn) Tejo Utomo dihadapan ratusan kader yang datang dari daerah hingga anak rantingnya. Tejo Utomo memberikan penjelasan bahwa sedikitnya ada tiga alasan kenapa Partai Berkarya menjatuhkan pilihan ke Paslon Menawan. Pertama, partai Berkarya mendukung Paslon Menawan adalah karena ada kebebasan dari partai tingkat DPP agar menilai calon dari kebutuhan dan situasi politik yang ada dari Kota Malang.
Kedua yakni atas dasar adanya kajian dan analisis, Paslon pun Menawan mendapat dukungan partai dengan basic dan militansi yang kuat sehingga potensi menang besar.
Tejo Utomo menyatakan bahwa “Alasan ketiga, dari Paslon Menawan adalah paslon yang Insya Allah bisa menang sehingga akan berimbas pada kebesaran partai kita,” katanya.
Adapun bunyi dari deklarasi Partai Berkarya adalah bahwa “Kami Segenap Pengirus Daerah, Cabang, Anak Cabang serta Ranting siap mendukung dan memenangkan Paslon Cawali dan Cawawali Nomor Urut Satu pada Pilkada di Malang 2018. Demikian dengan penyampaian dukungan kami semoga Allah SWT meridhoi kita,”
Dalam sambutannya tersebut maka H. Ahmad Wanedi, mengapresisasi dukungan dari Partai Berkarya ini. Menurutnya adanya dukungan ini cukup penting sebab menambah amunisi untuk kemenangan Paslon nomor urut satu di Pilkada 2018.
H. Ahmad Wanedi menyatakan bahwa “Saya haqqul yakin, dengan kesolidan dan keutuhan dari pasangan Menawan ditambah lagi jejaring pada Partai Berkarya maka ada kemenangan kita semua memang sudah dekat,” katanya.
Dikatakan pula bahwa selama ini koalisi di Tim Paslon Menawan memang sudah menunjukkan karakteristik nasionalis religius. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dukungan partai berbasis religius dan nasionalis di tim tersebut, sehingga dengan dukungan Partai Berkarya maka akan semakin menguatkan citra tersebut.
“apabila dari Partai Berkarya berada di Paslon Menawan maka sudah merupakan pilihan yang tepat, sehingga kami memiliki visi dan misi yang jelas serta 25 Aksi Menawan yang merupakan program secara nyata meliputi pendidikan, olahraga, budaya dan sebagainya,” ungkapnya ,menerangkan.
Lebih lanjut Wanedi menyatakab bahwa selama ini memang pihaknya sudah melakukan kontrak politik dengan berbagai elemen masyarakat terkait dengan program 25 Aksi Menawan. Hal ini memang sudah dapat menunjukkan bagaimana keseriusan dan komitmen dalam menata Kota Malang di masa yang akan datang.
“Saya akan terus melakukan blusukkan kepada masyarakat, saya melakukan kontrak politik tertulis dan saya tanda tangani sendiri, sehingga dari sini nanti masyarakat dapat menagih langsung apa yang sudah saya tuliskan itu,” tegasnya.
Deklarasi atau dukungan kepada Paslon Menawan ini semakin lama semakin memperkokoh tim partai pengusung dan pendukung. Diketahui, Paslon Menawan didukung dan diusung oleh kekuatan partai besar seperti PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP maupun dari partai NasDem. Masuknya Partai Berkarya ini sudah bisa untuk melengkapi partai pengusung dan pendukung menjadi lima partai
upaya lainnya yang dilakukan oleh palson yakni dengan Canangkan Malang Kota Anti Narkotika. Melihat saat ini sudah banyak Peredaran Narkotika yang cukup meresahkan masyarakat khususnya di Kota Malang menjadi perhatian penuh dari Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang yakni Dr. Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi.
Pasangan calon yang sering di sebut dengan Menawan (Menangkan Nanda – Wanedi) ini memasukkan aksi pencegahan dalam peredaran narkoba dalam salah satu programnya bertajuk “Menawan Anti Narkotika,”
Calon Wakil Wali Kota Malang, H. Ahmad Wanedi, mengatakan, Malang sebagai kota wisata dan pendidikan yang banyak dikunjungi para pendatang serta banyak tempat hiburan malam berpotensi sebagai tempat peredaran narkoba.
Wanedi menyatakan bahwa “Program Menawan Anti Narkotika ini berdasarkan atas keluhan masyarakat yang khawatir terkait dengan peredaran narkoba di kalangan masyarakat utamanya kawula muda,” katanya.
Kemudian beliau menjelaskan, pada saat agenda blusukkan ke masyarakat, banyak orang tua yang resah perihal peredaran narkoba. kemudian lebih lanjut Mbak Nanda, takut apabila anaknya terlibat dalam kubangan hitam narkoba yang membahayakan tersebut.
“terdapat banyak masukan dan keluhan dari masyarakat khususnya para orang tua. Dari mereka semua rata-rata khawatir anaknya terjerat dalam narkoba,” tukasnya.
Diketahui pula bahwa selama ini belum ada regulasi di tingkat Kota Malang yang melindungi warganya terkait dengan bahaya Narkotika. Peraturan Daerah (Perda) anti narkoba ini tidak lain untuk untuk memperkuat UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Bahkan tidak hanya itu, akan tetapi ada Peraturan Wali Kota Malang No 40 Tahun 2013 sudah kadaluarsa sejak tahun 2015 lalu, sehingga kedepan perlu ada program yang tegas terkait dengan Anti Narkoba.
“Dari adanya sektor regulasi saja belum ada aturan tegas soal pencegahan narkoba di Kota Malang. Tentunya hal ini sangat perlu mendapat perhatian penuh mengingat bahaya narkoba ini cukup memprihatinkan,” ungkapnya.
Selain itu dari Pemkot Malang pun memberikan ketegasan bahwa kedepan harus menandatangani kerjasama dengan Polres Malang Kota dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang serta berbagai organisasi misalnya dari Granat, GANN, Gepenta, dan sebagainya untuk memberantas narkotika bersama-sama.
“Karena hal itu maka kami memasukkan program pencegahan, penanggulangan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkotika Ini sebagai program prioritas,” tegasnya.
“hal ini merupakan keresahan saya selaku orang tua dan juga selaku paslon yang akan maraknya narkoba, sehingga perlu adanya sebuah penanganan cepat akan masalah narkoba ini,” pungkasnya.
selain itu dari Paslon Menawan untuk menyiapkan dari Satu Kelurahan dengan Satu Ambulans Berbasis Kebutuhan Masyarakat. Ternyata dari Calon Wakil Wali Kota Malang, H. Ahmad Wanedi, mengatakan jika program 1 Kelurahan 1 Ambulans berbasis kebutuhan masyarakat. Beliau memberikan sebuah penjelasan terdapat pada sebuah kegiatan kemudian secara langsung turun menyapa warga, salah satu aduan tentang layanan kesehatan adalah terkait sarana dan prasarana.
“Pertama yang banyak menjadi keluhan yakni dari sarana dan prasarana di bidang kesehatan, termasuk salah satunya yakni bagaimana kebutuhan akan ambulans,” ungkap Wanedi.
Salah satu dari keluhan masyarakat memang bisa di lihat terkait dnegan sarana dan prasarana adalah terkait dengan ambulans. Banyak masyarakat yang membutuhkan layanan mobil kesehatan ini yang tidak pernah tercover karena minimnya jumlah ambulans milik pemerintah di Kota Malang.
“Program 1 Kelurahan 1 Ambulans ini termasuk program yang cukup penting, karena berkaitan dengan sarana dan prasarana bagi masyarakat untuk sampai di rumah sakit atau puskesmas terdekat,” ungkapnya menerangkan.
Pada kawasan yang padat penduduk dan jauh dari jalan raya ini memang transportasi seperti ambulans ini cukup krusial. Selain itu, dari harga sewa ambulans di rumah sakit pun bisa dibi;lang cukup mahal dan memberatkan masyarakat.
“Misalnya dari kawasan Polehan ini masih banyak rumah warga yang jauh dari jalan raya. Akses dari mereka sampai ke puskesmas atau rumah sakit sangat jauh. Karena itu selain ambulans mereka juga akan ada semacam Tossa untuk sarana transportasi bidang kesehatan,” ungkapannya.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here