Akhir Juli, Mars Bisa Dilihat Jelas Dengan Mata Telanjang

0
113

Jakarta, namalonews.com- Fenomena alam yang disebut perihelic opposition akan terjadi pada akhir Juli 2018 nanti. Dalam satu bulan ke depan, Planet Mars bisa dilihat oleh warga bumi dengan mata telanjang tanpa menggunakan alat bantu. Planet tersebut akan terlihat lebih cerah di langit saat malam hari.

Mars akan berada pada kondisi paling terangnya pada 31 Juli mendatang. Ini disebabkan posisi planet merah tersebut hanya berjarak sekitar 57,6 juta kilometer atau 35,8 juta mil dari Bumi.

Terakhir kali Mars berada pada posisi ini yakni pada 2003 lalu, saat Mars berjarak 56,17 juta kilometer (34,9 mil) dari bumi. Fenomena ini tentu sangat dinantikan oleh penggemar astronomi.

Dengan bahasa sederhana bisa dijelaskan, saat itu bumi akan melintas langsung di antara planet Mars dan Matahari. Fenomena kali ini cukup spesial karena selain Bumi, Mars juga akan mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari yang dinamakan sebagai titik perihelion.

Menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA), perihelic opposition terjadi setiap 15-17 tahun sekali ketika orbit Bumi dan Mars sejajar dan membuat kedua planet ini saling berdekatan. Jarak ini adalah jarak terdekat dalam 60.000 tahun terakhir. Demikian seperti dilansir Mother Nature Network, belum lama ini.

Mars akan terlihat seperti lampu mercusuar berwarna oranye yang terbit di arah tenggara setelah matahari terbenam. Jauh lebih terang dari bintang lainnya, lebih terang dari Jupiter, hampir seterang Venus. Fenomena ini akan terlihat setiap malam selama sebulan ke depan.

Setelah itu selama beberapa pekan Marsakan  bergerak menjauh dan terlihat memudar pada pertengahan Agustus. Planet Merah ini tidak akan berjarak sedekat ini lagi dengan bumi hingga September 2035.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here