Mulai 1 Juli, PT KAI DAOP 8 Lakukan Penyesuaian Tarif

0
153

Jakarta, namalonews.com- Mulai 1 Juli 2018 tarif kereta api di daerah operasi (Daop) 8 Surabaya akan disesuaikan. PT KAI menyebut penyesuaian tarif tersebut bertujuan untuk memudahkan pelanggan dalam menggunakan kereta ekonomi bersubsidi dengan pelayanan yang sama-tanpa ada pengecualian.

Selain itu, penyesuaian tarif ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor 113 tahun 2017 yakni tentang tarif angkutan orang dengan Kereta Api Pelayanan publik.

Oleh karena itu, Manajer Humas Daop 8 Surabaya-Gatut Sutiyatmoko mengingatkan “bagi pelanggan jasa kereta ekonomi jarak sedang dan jauh bersubsidi, khususnya mulai keberangkatan per 1 Juli 2018 akan ada pemberlakuakn tarif parsial dan sebagian besar turun, sebagai bentuk penyesuaian terhadap jarak tempuh kereta dimana pada peraturan sebelumnya penumpang diharuskan membayar dengan tarif yang flat.”

Ia melanjutkan seperti perjalanan kereta Logawa dari Stasiun Purwokerto ke Stasiun Surabaya Gubeng. Sebelumnya, pelanggan harus membayar tarif sebesar Rp 74 ribu. Mulai 1 Juli 2018, pelanggan hanya membayar Rp 70 ribu. Hal ini terjadi karena jarak dua tempat tersebut hanya 475 kilometer atau kurang dari 502 kilometer.

Berpedoman pada regulasi baru, apabila jarak mencapai 502 kilometer, maka penumpang akan dikenakan tarif Rp 74 ribu.

Selain Logawa, tujuh kereta yang melintasi wilayah Daop 8 Surabaya dan terkena penyesuaian tarif masing-masing adalah kereta Pasundan, relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong dengan jarak kurang dari 519 kilomete. Penumpang akan dikenakan tarif Rp 88 ribu dari yang sebelumnya Rp 94 ribu.

Selanjutnya, kereta Sri Tanjung relasi Lempuyangan-Surabaya Gubeng-Banyuwangi dengan jarak kurang dari 460 kilometer. Pelanggan dikenakan tarif Rp 88 ribu dari sebelumnya Rp 94 ribu.

Berikutnya adalah kereta Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen dengan jarak kurang dari 615 kilometer. Angkutan ini dikenakan tarif Rp 98 ribu dari Rp 104 ribu. Selain itu, kereta Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen dengan jarak kurang dari 661 kilometer yang dikenakan tarif Rp 103 ribu dari sebelumnya 109 ribu.

Sedangkan untuk kereta Tawang Alun relasi Malang-Banyuwangi dengan jarak kurang dari 235 kilometer akan dikenakan tarif Rp 58 ribu dari Rp 62 ribu.

Selanjutnya, kereta Probowangi relasi Banyuwangi-Probolinggo-Surabaya Gubeng dengan jarak kurang dari 98 kilometer akan dikenai biaya Rp 27 ribu dari sebelumnya Rp 29 ribu. Terakhir adalah kereta Maharani relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol dengan jarak kurang dari 211 kilometer akan dibayar Rp 45 ribu dari awalnya Rp 49 ribu.

Gatut menambahkan khusus pelanggan yang telah memiliki tiket kereta tersebut dengan tarif lebih tinggi dapat mengambil selisih biaya di stasiun tujuan penumpang.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here