Menunggu Janji Megawati, Jagonya Keok

0
118

Jakarta, namalonews.com- Pada pilkada  2018 kali ini PDI Perjuangan mengusung  Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno untuk maju gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Sebelumnya, PDI Perjuangan mengusung Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas. Dalam perjalanan pecalonannya sebagai wakil gubernur bersama Saifullah Yusuf, Abdullah Azwar Anas mengundurkan diri, kemudian posisinya digantikan oleh Puti Guntur Soekarno.

Jadilah pasangan yang diajukan oleh PDI Perjuaangan pada pilkada Jatim adalah Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarnoputri kalah dari pasangan Khofifah-Emil Dardak.

Menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangang Gus Ipul-Puti hanya mendapatkan suara sebesar 45,86 persen. Kalah dari Khofifah yang berhasil menjadi ‘juara’ dengan mendulang presentase suara sebesar 54,14%.

Pada pilkada Jawa Timur yang lalu, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, turun gunung. Ia ikut menjadi juru kampanye ketika pasangan yang diusung oleh partainya mendapat jatah berkampanye di Madiun, 21 Juni 2018.

Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menghadiri kampanye pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno di Lapangan Gulun, Madiun, Jawa Timur, Kamis (21/6/2018).

Dalam kampanye tersebut, Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin, duduk berdampingan dengan Megawati. Sementara, Gus Ipul duduk di sebelah kanan Cak Imin dan Puti duduk di sebelah kiri Megawati. Gus Ipul dan Cak Imin kompak mengenakan kemeja berwarna putih, sedangkan Megawati dan Puti mengenakan busana bernuansa merah.

Dalam acara tersebut hadir pula Wakil Sekjen PDI-P Ahmad Basarah dan politisi PDI-P Pramono Anung. Selain itu hadir para petinggi Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ribuan kader dari empat partai nampak memadati Lapangan Gulun, lengkap dengan bendera atribut partai politik. Kampanye Gus Ipul-Puti tidak hanya diisi orasi politik para tokoh, tapi juga dengan penayangan alat peraga kampanye berupa video.

Sebagai juru kampanye, Megawati berpidato. Dalam pidatonya, Presiden ke-5 RI itu  mengajak ratusan kader PDIP di Jawa Timur untuk memenangkan pasangan calon Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

“Siap memenangkan, yang di samping saya (Puti Guntur Soekarno). Tahu kan dia keponakan saya. Harus dimenangkan di Jawa Timur,” pinta Megawati Soekarnoputri.

“Siap, kami siap memenangkannya. Coblos nomor 2, pada 27 Juni untuk Gus Ipul-Puti,” jawab ratusan kader PDI Perjuangan yang hadir dalam kampanye akbar.

Dalam orasi politiknya, Megawati menyatakan bahwa kadernya harus militan. Menurut Megawati, banyak kader menjadi pemimpin, tapi tidak harus mengorbankan kepemimpinannya demi kekuasan.

“Di Jatim ada kepala daerah yang pindah partai demi kekuasaan. Dia tinggalkan kandang banteng demi kekuasaan. Ingat yang pindah partai jangan dipilih lho,” kata Megawati lagi.

Megawati juga mengintruksikan kepada seluruh warga PDIP dari tingkat DPD hingga anak ranting, agar menyiapkan diri untuk memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno di Pilkada Jatim.

“Kalau sampai kalah, saya pecat semua pengurus PDIP,” tegasnya.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here