DKI Jakarta Didorong Jadi Contoh Revitalisasi SMK

0
154

Jakarta, namalonews.com- Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta (DKI) didorong untuk menjadi salah satu daerah percontohan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berharap apa yang dilakukan Provinsi DKI Jakarta bisa dicontoh daerah lain.

“Saya sangat mendukung Provinsi DKI Jakarta menjadi pelopor revitalisasi SMK yang nantinya diharapkan akan menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lainnya,” demikian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Perencanaan perwujudan diadakannya revitalisasi SMK merupakan suatu bentuk terjemahan instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 terkait Revitalisasi SMK guna meningkatkan dan memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya generasi muda.

Pencanangan Revitalisasi SMK di Jakarta disebutkan menarik karena disertai dengan penyerahan siswa tamatan SMK sebagai karyawan kepada kurang lebih 125 perusahaan rekan atau mitra SMK di Ibu Kota Jakarta.

“DKI Jakarta sangat berpeluang menjadi perintis diadakannya revitalisasi SMK sebagai daerah yang ideal. Hal ini disebabkan DKI Jakarta memiliki sejumlah SMK dan juga dunia usaha serat industri yang relatif seimbang,” tambahnya.

Dengan adanya jumlah dunia usaha dan dunia industri yang relatif seimbang-bahkan disebutkan lebih banyak dari SMK, maka kapasitas dan pembentukan SMK berpeluang besar dilipatgandakan. Sumber daya manusia yang berkualitas bisa membantu dan mendorong negara untuk meningkatkan pembangungan berbagai infrastruktur di berbagai daerah yang saat ini gencar dilakukan pemerintah.

“Karena itu merupakan tugas kita yakni menyiapkan siswa-siswa SMK yang bakal bisa mengisi teknostruktur dari berbagai rencana pemerintah khususnya pembangunan infrastruktur di seluruh daerah Indonesia,” lanjut Effendy.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melakukan pencanangan impelentasi revitalisasi SMK yang ditandai dengan adanya penyerahan tamatan SMK DKI Jakarta kepada ratusan perusahan sebagai karyawan dan mitra kerja sama pada Sabtu, 30 Juli 2018 di Jakarta.

Pencanangan revitalisasi SMK tersebut berjutuan untuk mengubah paradigma atau pola pikir dari hanya mendorong upaya untuk mencetak dan menghasilkan lulusan terbaik tanpa memperhatikan kebutuhan dan tuntutan pasar kerja.

“Paradigma tersebut dirombak dan diubah menjadi dengan mencari segala sesuatu yang berhubungan dengan pasar kerja,” tutupnya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here