Prabowo-Amien Rais Nyapres: Pecah Koalisi Menantang Jokowi

0
418

Jakarta, namalonews.com- Prabowo Subianto dan Amien Rais adalah tokoh nasional yang  sekaligus juga tokoh partai politik. Mereka memiliki beberapa persamaan. Di antaranya kedua-duanya sama-sama pernah mencalonkan diri sebagai calon presiden dan gagal.

Prabowo sudah dua kali mencalonkan diri dalam gelaran pesta demokrasi, yaitu di Pilpres 2009 sebagai cawapres Megawati dan di Pilpres 2014 sebagai capres bersama Hatta Rajasa. Pada gelaran pesta demokrasi rakyat Indonesia itu, dua kali Prabowo gagal.

Amien Rais pun pernah mencalonkan diri sebagai calon presiden, yaitu pada gelaran pesta demokrasi bagi rakyat Indonesia pada pemilihan presiden  5 Juli 2004. Pada waktu itu Amien Rais berpasangan dengan Siswono Yudo Husodo. Namun, mereka juga gagal.

Untuk gelaran pilpres 2019 mendatang antara Prabowo dan Amien sama-sama menyatakan akan maju sebagai calon presiden. Prabowo Subianto menyatakan maju sebagai calon presiden, usai menerima mandat dari kader Partai Gerindra dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 11 April 2018.

Amien Rais bakal maju sebagai calon presiden setelah dideklarasikan oleh Koalisi Ummat Madani (KUM). KUM mendeklarasikan dukungan kepada Amien Rais untuk maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019 di Jl Cipinang Cempedak I, Jakarta Timur, Sabtu (30/6/2018).

“Kami meminta Bapak Amien Rais untuk segera ‘turun gunung’ guna memenuhi panggilan umat untuk dapat memainkan peran penting dan strategis menyelamatkan nasib bangsa yang sedang di ‘ujung tanduk’ dari kepunahannya,” kata Ketua KUM, Letjen (Purn) Syarwan Hamid, saat deklarasi.

“Kegiatan ini sudah diketahui oleh PA (Persaudaraan Alumni) 212 dan ketuanya sendiri sudah mendoakan koalisi ini berhasil, itu maknanya mereka sudah tahu dan Pak Amien kan Ketua Dewan Penasihat 212. Jadi, tidak mungkin PA 212 bersikap sebaliknya,” jelas Syarwan Hamid di Restoran Al-Jazeera, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (30/6/2018).

PA 212 sendiri pernah mendeklarasikan lima nama capres hasil Rakornas 29 Mei 2018 lalu. Lima nama itu adalah Rizieq Syihab, Prabowo Subianto, TGB Zainul Majdi, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan. Nama Amien Rais tidak ada dalam Capres dan Cawapres hasil Rakornas tersebut.

Syarwan menambahkan bahwa ia bakal mensosialisasikan Amien Rais sebagai capres tanpa menunggu hasil ijtima. Dengan demikian, sampai di hari penentuan diharapkan Amien mendapatkan dukungan sebagai capres.

“Kita akan proaktif mensosialisasikan calon-calon capres dan cawapres yang kita anggap calon yang terkuat, sehingga waktu itjima ulama itu, opini dan memori mereka telah terisi dari pandangan-pandangan sebelum itjima ulama tersebut,” ucapnya.

“Pilihan terhadap Bapak Amien Rais, sama sekali tidak berarti tokoh oposisi lainnya tidak layak. Namun pilihan kami ini, karena kami ingin proses penggalangan kekuatan tokoh oposisi berbasis umat dapat lebih dipermudah, guna segera terbentuknya koalisi keumatan, demi #2019GantiPresiden,” imbuh Syarwan.

Dukungan terhadap Amien ini juga terinspirasi oleh kemenangan Mahathir Mohamad dalam pemilu Malaysia. Syarwan menyebut kemenangan itu karena dukungan umat.

Dengan majunya Amien Rais sebagai bakal calon presiden 2019 menambah serunya pesta demokrasi setelah sebelumnya Prabowo dan Jokowi juga maju sabagai calon preiden 2019.

Jika demikian halnya, maka pilpres 2019 bakal seru. Boleh jadi tiga pasangan capres dan cawapres bakal bersaing untuk mendapatkan dukungan rakyat.

Sementara itu, Anggota Dewan Penasihat PA 212, yang juga pendeklarasi Amien sebagai capres, Eggi Sudjana, mengatakan nama mantan Ketua MPR itu bakal ikut diperjuangkan dalam ijtima (persetujuan) ulama yang untuk melanjutkan hasil Rakornas PA 212. Dalam agenda tersebut bakal menentukan sikap politik dukungan capres dari PA 212.

“Kita nanti Insyaallah tanggal 20 atau 21 atau 23 Juli, akan ada ijtima (persetujuan) ulama kurang lebih ada 1.500 ulama akan kita kumpulkan atau bersama dengan PA 212 untuk melanjutkan hasil rakornas 212 yang di Cibubur bulan lalu sudah merekomendasikan capresnya ada 5, sekarang termasuk ada Pak Amien,” kata Eggi.

Kalau selama ini wacana yang berkembang di masyarakat adalah bahwa calon yang maju sebagai pasangan capres 2019 adalah dua pasangan, yakni pasangan petahana (Jokowi) dan penantangnya yakni Prabowo. Maka kini pasangan calonnya adalah Jokowi, Prabowo, dan Amien Rais.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here