Daging ‘Arapaima’ Ternyata Lembut dan Tinggi Kolagen

0
498

Jakarta, namalonews.com- Ikan yang berasal dari perairan Amerika Selatan, tepatnya di Amazon, Brazil dan Peru, ‘Arapaima gigas’ sempat menjadi viral di media sosial. Sebanyak 7 ekor telah berhasil ditangkap oleh penduduk di Sungai Brantas, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Hewan air yang disebutkan membahayakan ekosistem air ini ternyata memiliki daging yang sangat lezat. Daging ikan ‘arapaima’ berwarna putih dan memiliki tekstur yang begitu lembut.

Selain itu, ikan ini juga tidak memiliki duri dan tidak mengeluarkan bau sama sekali. Bahkan dagingnya mengandung kolagen yang tinggi, sehingga saat dimasak ikan tersebut  menghasilkan tekstur renyah di bagian luarnya.

Daging Ikan Arapaima juga dapat dijadikan steak karena dagingnya tebal. Menu lain yang cocok untuk ikan ini adalah fish and chips. Fillet ikan ‘arapaima’ yang dilapisi adonan tepung lalu digoreng.

Jenis ikan ini memang tidak dijual umum di Indonesia. Di Amerika Serikat pun ikan ini tidak tersedia dengan mudah di supermarket. Namun pada tahun 2006 para pebisnis Peru mulai membudidayakan ikan arapaima. Bahkan pada tahun 2011, ikan ini muncul di beberapa menu restoran di Amerika Serikat.

Ikan arapaima gigas adalah salah satu ikan sungai terbesar di dunia dengan berat bisa mencapai 226 kg per ekornya. Hewan air ini sempat diburu secara besar-besar oleh nelayan. Kemudian disebut-sebut tahun 1980 pemerintah Brazil sempat melarang pemancingan ikan arapaima untuk mempertahankan habitatnya.

Banyak peneliti kelautan mengklaim ikan arapaima adalah fossil hidup yang berhubungan langsung dengan periode Jurassic. Keberadaannya di sungai-sungai di Indonesia sangat dikhawatirkan karena bisa memangsa ratusan ikan-ikan kecil di habitatnya.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here