Dulu, Rizal Ramli Jadi Menteri Jokowi, Kini, Ogah Jadi Cawapresnya. Kenapa?

0
220

Jakarta, namalonews.com- Dulu, yakni pada Agustus 2015, Rizal Ramli diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertugas mengurus bidang kemaritiman dan sumber daya. Maka, jadilah pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Desember 1954 itu sebagai Menko Kemaritiman.

Sehari setelah resmi menjabat, atas persetujuan Presiden Jokowi, Rizal Ramli mengusulkan perubahan nama kementeriannya menjadi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Republik Indonesia dan juga penambahan dua kementerian lain di bawah koordinasinya, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta  Kementerian Pertanian.

Namun, hingga saat ini dasar hukum perubahan nama kementerian dan penambahan kementerian yang dikoordinasikan tersebut masih dikaji oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Selama menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Rizal Ramli lebih banyak mengritik pedas kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi sehingga menimbulkan kegaduhan dalam Kabinet Kerja yang dibentuk oleh Jokowi. Di antara kritikan Rizal Ramli adalah masalah proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW yang dikatakannya hanya akan merugikan PLN.

Kritikan yang lain adalah rencana pembelian pesawat Airbus A350 sebanyak 30 unit oleh Garuda Indonesia dengan pinjaman 44,5 miliar dolar AS dari China Aviation Bank yang  harus dibatalkan karena hanya pemborosan dan malah bisa menggerogoti keuangan maskapai pelat merah itu.

Atas kritikan-kritikan tersebut, Rizal Ramli tidak lama bertahan sebagai menteri pada Kabinet Kerja pimpinan Presiden Jokowi. Rizal Ramli pun menjabat sebagai Menko Kemaritiman hanya sampai Juli 2016. Penggantinya adalah Luhut Binsar Panjaitan.

Atas pemecatannya itu, Rizal Ramli mengucapkan terima kasih. Setelah dipecat, Rizal Ramli mengaku bahwa dirinya bisa mempersiapkan diri untuk mengubah Indonesia.

“Terima kasih Mas Jokowi telah memecat saya sebagai Menko (bidang kemaritiman-ed), sehingga bisa mempersiapkan diri untuk mengubah Indonesia lebih baik,” ungkap Rizal Ramli.

Jelang pilpres 2019, banyak warga masyarakat yang meminta agar Rizal Ramli maju berkompetisi dalam bursa capres-cawapres seperti Jokowi dan Prabowo. Itulah sebabnya, meski tidak memiliki partai politik, Rizal tetap berani maju dan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2019.

Ketika bertemu Moeldoko, sembari berkelakar, Rizal mengaku akan berbesar hati jika nantinya Moeldoko atau Jokowi yang memenangi Pilpres.

“Kalau Mas (Moeldoko) yang menang, saya selamat. Kalau kita (Rizal) yang menang karena keajaiban Tuhan kasih jalan, ya Mas Moeldoko, Pak Jokowi juga teman saya,” ungkapnya.

Ketika beredar kabar di media yang menyatakan bahwa setelah ketemu Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, Rizal Ramli ingin menjadi calon wakil presiden Jokowi, dengan tegas ia menyatakan membantah berita itu.

“Itu berita ndak benar,” bantah  Rizal dalam akun Twitter @RizalRamli.

Bahkan  sejak 5 Maret 2018, Rizal Ramli telah mendeklarasikan diri siap maju menjadi capres dalam pemilihan presiden 2019. Sebelum deklarasi, Rizal Ramli menyatakan kesiapannya menjadi capres pada 20 April 201 di Balai Kota, didampingi oleh  Wakil Gubernur Sandiaga Uno dan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik. Kemudian, deklarasi sebagai Capres  disampaikan Rizal Ramli, di kediamannya, Jl Bangka Raya IX, Jakarta Selatan, (5/3/2018).

Dinamika pilpres 2019 yang terus berjalan, membuat mantan kabulog, Menko Perekonomian, dan Menteri Keuangan di pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid itu aktif bersilaturahmi. Kemudian, Ia bersilaturahmi menemui sejumlah tokoh nasional menjelang Pilpres 2019.

Termasuk belakangan, Rizal Ramli menemui Moeldoko. Pertemuannya dengan Moeldoko tersebut menimbulkan berbagai spekulasi. Ia bertemu dengan Moeldoko untuk menjelaskan tentang niatnya untuk maju sebagai calon presiden pada pipres 2019

Rizal berharap, keikutsertaannya di bursa penantang Jokowi tidak membuat pertemanannya dengan Moeldoko terganggu.

“Yang penting, apa pun yang terjadi kita tetap teman, gitu lho,” ujar Rizal saat itu.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here