Perang Dagang AS-Cina Berdampak Pada Produk RI

0
171

Jakarta, namalonews.com- Menteri Perdagangan Enggartiasto menyebut pemerintah Indonesia tidak bisa menolak impor produk atau barang dari Cina. Untuk mengatasi arus barang yang masuk, ia menyatakan adalah dengan melakukan penguatan dari dalam negeri.

“Yang bisa kita lakukan adalah perkuat industri dalam negeri dan kita cintai produk dalam negeri,” ujarnya di Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian pada Senin (9/7/2018).

Dalam hubungan dengan ini, Indonesia juga tidak bisa menerapkan biaya tarif barier jika ada perjanjian perdagangan. Jika ini terjadi, Cina juga akan melakukan hal serupa.

Namun, Mendag menyebut rapat koordinasi yang dilakukan akan membahas persiapan terkait impor dan ekspor.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag-Oke Nurwan menyatakan pembahasan rapat terbatas juga akan membicarakan peringatan dari Amerika Serikat yang berencana akan mencabut Generasized System of Preferences atau perlakuan khusus tarif ekspor Indonesia.

Tentu dalam hubungan dengan ini, tindakan Amerika Serikat tersebut akan berdampak pada produk Indonesia.

“Produk kita berpeluang akan menjadi kurang kompetitif,” ujarnya. Hal ini, lanjutnya disebabkan adanya kenaikan harga. Apalagi, produk yang terkena perlakuan khusus tarif ekspor 10 persen dari seluruh produk ekspor ke negara tersebut.

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soermarno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menko Perekonomian Darmin Nasution dan beberapa pejabat eselon satu lainnya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here