Perjuangan Seorang Ibu yang Menyelamatkan Anaknya dari Terkaman Buaya

0
430

Jakarta, namalonews.com- Kehidupan pemungkiman di tepi sungai tak jarang pula warganya tak menggantungkan kehidupan di tepi sungai tersebut, seperti halnya yang terjadi di kelurahan  teluk dawan, muara sabak, tanjung jabung timur, jambi ini warga disana menggantungkan kehidupannya di anak batanghari tetapi mereka juga dihantui oleh maut yang bisa jadi tiba-tiba datang kepadanya, mengingat disungai tersebut banyak pula buaya yang tinggal disana sehingga meresahkan warga yang berada sekitar sungai tersebut.

Seperti kejadian naas pada hari sabtu 7/7/18 yang menimpa seorang anak sd berusia sebelas tahun yang benama yadi putra selamat dari terkaman mautnya seekor buaya atas penolongan ibunya, ibu yang tangguh serta berani ini bernama rasmi.

Kejadian ini bemula pada saat yadi ingin menyiram bunga pada malam hari sekitar jam sepuluh malam, yadi mengambil air di tepi sungai, pemgambilan yang pertama yadi tidak apa-apa, pengambilan yang kedua juga tidak terjadi apa-apa karna keadaan yang gelap yadi tak melihat kalau ada seekor buaya yang telah mengintainya sejak lama sehingga  pengambilan yang ke tiga yadi langsung diterkam buaya buas dan diseret kesungai sekitar  lima belas meter dari tempat ia mengambil air yang ia gunakan untuk menyiram bunga tesebut.

Buaya buas tersebut menerkam lengan kiri yadi sehingga lengannya robek, karna tubuh yadi kecil tak bisa melawan kuat nya terkaman buaya, yadi hanya bisa pasrah dan meminta tolong. Teriakan minta tolong yadi terdengar oleh ibunya(rasmi) sehingga rasmi dengan mengambil langkah cepat tanpa pikir panjang keselamatan dirinya yang ia pikirkan hanyalah keselamatan anaknya yang tercinta, rasmi langsung terjun ke sungai berenang untuk menyelamatkan anaknya yang telah diseret buaya ke tengah sungai karna keberanian dan ketangguhan rasmi, yadi terselamatkan dari kejadian naas terkaman buaya yang hampir saja menelan nyawa yadi.

Rasmi tak menyangka bahwa anaknya masih bisa diselamatkan sebab buaya tersebut telah merobek lengan kiri yadi dan keadaan yadi yang sangat lemas ketika diseret ke sungai. Yadi langsung di bawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Ibu adalah malaikat yang tak bersayap mungkin kata pepatah itu lah yang tepat untuk menggambarkan seseorang ibu yang tangguh dan beraninya menyelamatkan anaknya yang telah diseret ke tengah sungai oleh buaya yang memangsa anaknya tanpa memikirkan keselamtan dirinya sendiri.

Muhammad Soihin salah satu warga kelurahan teluk dawan, kec.muara sabak, kab. Tanjung Jabung Timur, Jambi angkat bicara atas kejadian ini mengenai keganasan-keganasan buaya yang terdapat di sungai teluk dawan tersebut.

“Buaya-buaya disini sudah meresahkan kami, kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi, kejadian seperti ini sudah sering terjadi disungai teluk dawan, kami berharap pemerintah mengambil langkah tegas dan secepatnya terhadap permasalahan ini dengan segera mencari buaya-buaya tersebut dan memindahkanya dipenangkaran yang lebih aman dan yang terpenting tidak meresahkan warga setempat sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban keganasan buaya sun  gai teluk dawan” tutur muhammad solihin

Buaya sungai teluk dawan memang sangat meresahkan dan menghantui warga sekitar  mengingat sungai teluk dawan ini ditumbuhi banyak pepohonan dan rerumputan di tanah yang bergambut dan airnya yang tenang sehingga buaya senang tinggal di sungai teluk dawan ini.

Warga yang berada disekitar sungai dihimbau untuk berhati-hati sehingga kejadian ini tidak terulang lagi, dan tidak ada lagi warga yang menjadi korban.

Penulis: Princess Mauli (Peserta Lomba Menulis namalonews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here