Cawapres Jokowi, Dari Parpol Koalisi atau Nonpartai?

0
183

Jakarta, namalonews.com- Selaku petahana,  Presiden Jokowi, akan maju lagi untuk bisa   menjadi orang nomor satu di negeri ini pada periode keduanya,  2019-2024.  Sebagai petahana, Jokowi sudah jauh-jauh hari mendeklarasikan diri sebagai calon presiden untuk pilpres 2019.

Pendeklarasiannya sebagai capres diumumkan  oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.  Pendeklarasian Jokowi sebagai  calon presiden untuk periode keduanya dilakukan  pada Rakernas III PDIP di Bali, 23 Februari 2018.

“Dengan ini saya nyatakan, calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo,” kata Megawati dengan suara memekik dalam pidato pembukaan di Rakernas III PDIP, di Grand Inna Beach Hotel, Bali, 23 Februari 2018.

Suara pidato Megawati ini disambut sorak-sorai oleh ratusan kader yang hadir dalam rapat.

“Siap dimenangkan?” kata Megawati sambil mengangkat tangan berbentuk metal.

“Yooooooo!” teriak peserta Rakernas yang juga mengikuti gaya tangan metal Megawati.

Seusai deklarasi, Megawati enggan banyak menanggapi pertanyaan ihwal pencalonan kembali Jokowi.

Mbok (coba-ed)  tanya yang lain.  Misalnya ini artinya apa,” kata Megawati sambil menunjukkan jari metal. Megawati lalu segera masuk ke mobil.

Jokowi pun hanya tersenyum ketika ditanya ihwal pencalonannya sebagai presiden. Ia langsung masuk ke dalam mobilnya bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sejak deklarasi hingga kini Jokowi belum juga menemukan calon pendampingnya untuk pilpres tahun depan. Padahal, pendaftaran untuk menjadi bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Republik Indonesia dalam Pilpres 2019 semakin dekat.

Teka-teki siapa bakal calon wakil presiden yang akan digandeng oleh Jokowi pun akan segera terkuak. Jokowi, presiden saat ini, mengaku telah memutuskan orang yang akan melangkah bersamanya di Pilpres 2019. Nama calon pendampingnya itu sudah ada dalam genggamannya. Pada saat yang tepat akan diumumkaan.

“Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,” ujar Megawati Soekarnoputri dalam siaran persnya, Senin (9/7/2018).

Karena hingga detik ini Jokowi belum juga mengumumkan calon pendampingnya, sejumlah lembaga survei mencoba melakukan survei.

Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, misalnya, telah merilis  hasil penelitiannya.

Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan bahwa  pihaknya merangkum nama-nama potensial cawapres  Jokowi menjadi lima nama ideal.

“Lima nama yang dirangkum berdasarkan survei responden dan merujuk pendapat expert judgement demi terbentuknya pemerintahan yang kuat ini adalah pertama Airlangga Hartarto, Mahfud MD, Tito Karnavian, Moeldoko dan Sri Mulyani,” papar Alfaraby kepada wartawan saat merilis hasil survei Pasangan Capres dan Cawapres Pascapilkada, di Jakarta,  Selasa (10/7/2018).

Penulis: Sulis Sutrisna

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here