Punya Strategi Jitu Kalahkan Jokowi, Prabowo: Anda Tidak Saya Kasih Tahu

0
201

Jakarta, namalonews.com- Siapa pun orangnya yang akan maju pada  suatu pertandingan  atau kontestasi politik, lebih-lebih  pemilihan presiden harus mempunyai keyakinan diri yang kuat.  Ia harus yakin bisa menang. Ia menang karena bisa mengalahkan lawan. Untuk bisa mengalahkan lawan, seorang “petarung” konstestasi  seharusnya mempunyai strategi dan siasat yang jitu. Dengan strategi dan siasat yang jitu, kemenangan akan diraih setelah mengalahkan lawan.

Demikianlah yang  akan dilakukan oleh Prabowo Subianto pada gelaran pilpres 2019. Ia merasa yakin  mempunyai strategi dan siasat jitu yang bisa mengalahkan petahana, Jokowi.

Walaupun demikian, Prabowo  masih enggan membeberkan strateginya untuk memenangkan pilpres  tersebut.

Hal itu dia ungkapkan saat menjawab pertanyaan awak media usai menggunakan hak pilih Pilkada serentak 2018 di TPS 017, Bojongkoneng, Babakanmadang, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu yang lalu.

“Strategi, strategi, strategi, tidak akan saya kasih tahu,” kata Prabowo sembari tersenyum.

Prabowo harus mempunyai strategi untuk mengalahkan Jokowi itu juga diamini Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin,  di Jakarta, belum lama ini.‎

Menurut Ujang, yang juga pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia itu,  harus ada strategi khusus agar Prabowo bisa mengalahkan Jokowi.

“Memang membutuhkan cara jitu dari Prabowo untuk bisa mengalahkan Jokowi nanti,” ujar Ujang.

Kemenangan Prabowo mengalahkan Jokowi pada pilpres 2019 juga  diyakini oleh Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. Ia  menilai bahwa Prabowo Subianto lebih unggul daripada  Jokowi pada  Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Fahri, Jokowi akan kalah dari Prabowo jika Pilpres tahun depan hanya memunculkan dua calon saja, yakni Prabowo dan Jokowi.

“Ya pasti Pak Jokowi kalahlah,” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta,  beberapa waktu yang lalu.

“Saya masih melihat ketokohan beliau yang relatif ide-idenya masih bisa diperjuangkan. Apalagi dengan koalisi yang tidak pernah berubah,” tambahnya.

Kememangan Prabowo mengalahkan Jokwi juga  diakui oleh Amien Rais.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais ingin partainya tidak mengusung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Amien pun yakin Jokowi akan kembali bertarung dengan Prabowo Subianto. Kali ini Ketum Gerindra itu diprediksi akan menang.

Prabowo diyakini bisa mengalahkan Jokowi dalam pertarungan kali ini berdasarkan analisis Amien soal raihan elektoral Prabowo di Pilpres 2014. Dia juga menyebut, bila koalisi Gerindra bisa menarik tambahan dukungan, itu bisa memperkuat suara Prabowo.

“Menurut saya, Prabowo ini masih punya (hasil Pilpres 2014) sekitar 46 persen. Sesungguhnya Pak Prabowo ini timnya tinggal menambah lagi katakanlah 8 persen, kan sudah 52 persen. Jadi,  insyaallah menang,” kata Amien di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta,  beberapa waktu yang lalu.

Penulis: Sulis Sutrisna

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here