Hari Sastra Indonesia 2018, Sastrawan ‘Pulang’ ke Balai Pustaka

0
325

Jakarta, namalonews.com- Acara puncak perayaan Hari Sastra Indonesia, digelar di Gedung Balai Pustaka, Jalan Bunga Nomor 8-8a, Matraman Jakarta Timur dilaksanaan puncak secara menarik.

Pada acara tersebut berisi panggung parade sastra. Beberapa Sastrawan yang tampil di antaranya: Abdul Hadi WM, Putu Wijaya, Sutardji C. Bachri, Jose Rizal Manua, dan lain-lain.

Selain itu beberapa Direksi dan Pejabat Kementerian BUMN pun turut tampil membacakan sepilihan puisi. Di antaranya Ibu Lies Permana, Ibu Sitta Rosdiana.

Sementara itu, Direktur Utana Balai Pustaka, Achmad Fachrodji berharap penyelenggara Puncak Perayaan Hari Sastra 2018 ini dapat membawa kembali para sastrawan ‘pulang’  Balai Pustaka.

Sejarah hari lahirnya Hari Sastra Indonesia merujuk pada Maklumat Hari Sastra Indonesia yang dilaksanakan oleh para Sastrawan Indonesia pada  tahun 2013 yang lalu di SMAN2 Bukittinggi, di sebuah kompleks bangunan sekolah yang dulu disebut Sekolah Radja atau Kweekschool, tempat bersemainya sastra modern Indonesia.

Perayaan Hari sastra Indonesia 2018 yang diselenggarakan oleh Balai Pustaka ini berwujud serangkaian kegiatan yang dimulai dengan peresmian Kafe Sastra dan Ruang Komunitas, Sanggar Sastra Balai Pustaka, serta Wisata Edukasi Sastra pada hari Selasa, 03 Juli 2018.

Balai Pustaka sebagai penyelenggara menilai pendidikan dan pengajaran Sastra di Sekolah dan di luar sekolah dapat turut membentuk karakter positif bagi sisiwa dan kaum muda sebagai generasi penerus sehingga perlu ada sinergi multipihak untuk mewujudkannya.

Selain membuka Ruang Komunitas dan Sanggar Sastra, Balai Pustaka juga terus membangun semangat literasi dengan menggulirkan program Taman Bacaan Masyarakat dan Taman Bacaan Sekolah. Balai Pustaka juga berkomitmen untuk terus berdaya upaya menyebarluaskan Sastra dan Budaya sebagai wujud dari perannya turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here