Barong Sewu Tampil Memukau dalam Penutupan Pekan Budaya

0
752

Jakarta, namalonews.com- Sabtu (14/07/2018) bekerjasama dengan pegiat kesenian jaranan atau PASJAR (Paguyuban Seni Jaranan) Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Tari Kolosal Kolaborasi Barong Sewu yang dipusatkan di area Simpang Lima Gumul Kediri. Acara tahunan yang telah sukses digelar ke-5 kalinya ini merupakan penutupan dari serangkaian perayaan HUT Kabupaten Kediri. Dikemas dalam pekan budaya dan pariwisata, acara ini berhasil menyita perhatian ribuan pasang mata masyarakat yang tumpah di kawasan SLG.

Pentas tari kolosal Barong Sewu dibuka oleh wakil bupati Kediri Drs. Masykuri diikuti seniman barong dari 25 kabupaten dan kota se-indonesia. Menurut catatan panitia, tari kolosal ini dimeriahkan oleh lebih dari 3000 penari. Pembukaan diawali dengan tari Gahahan Topeng Panji Alus. Selanjutnya penampilan para Bopo yang dipimpin oleh Heri Pratondo, Ketua Pasar Kediri dan dimulai dengan penyerahan serta atraksi pecut atau cemeti.

Tari kolosal Barong Sewu dimulai dengan penampilan para pejabat Pemkab yang dipimpin oleh Supoyo, SH. selaku sekretaris daerah. Supoyo mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus dalam penampilan kali ini, aksi spontanitas untuk memeriahkan Barong Sewu.

“Barong sewu melibatkan seniman jaranan pelaku seni dan generasi muda yang tergabung dalam sanggar seni se-kabupaten Kediri. Kegiatan ini sekaligus sebagai usaha penanaman karakter pelestarian budaya leluhur” ungkap Masykuri.

Ia berharap dengan kegiatan tari kolosal ini dapat menggugah semangat keingintahuan generasi muda untuk melestarikan seni jaranan sebagai budaya Indonesia. Rangkaian Festival Panji Nusantara bertema Inspirasi–Kreasi–Berbagi digelar dengan konsep yang menyuguhkan pentas yang luar biasa dan berbeda dari tahun sebelumnya.

“Saya berharap kedepannya tari Barong Sewu ini bisa nguri-nguri sejarah kebudayaan nasional, dan saya juga berharap kepada masyarakat yang memiliki putra-outri berjiwa seni, dan ingin mengikuti latihan jaranan atau barongan jangan dilarang,” harap Bopo Hary Pratondo

Perwakilan seniman yang hadir dalam acara ini diantaranya Kabupaten Tulungagung, Nganjuk, Blitar, Trenggalek, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Malang, Bojonegoro, Boyolali, Semarang, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, Bontang, Solo, dan Medan. Usai pentas para penari barong langsung didatangi para penonton untuk diajak berfoto bersama.

“Ibu Bupati menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan acara ini, termasuk generasi millennial yang telah terlibat,” tutup Krisna Setiawan.

Penulis: Rosida Oktavia (Peserta Lomba Menulis Namalo News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here