Inilah Identitas Penyusup di Laga Final Piala Dunia Rusia

0
236

Jakarta, namalonews.com- Ada yang unik saat final Piala Dunia 2018 di Rusia. Final kali ini direcoki dengan aksi suporter yang menyusup dan masuk lapangan saat Prancis melawan Kroasia pada Minggu (15/7/2018). Setelah ditelusuri, keempat penyusup tersebut adalah salah satu band Punk asal Rusia yang bernama Pussy Riot.

Reuters menyebut terdapat 4 orang suporter masuk lapangan di babak kedua pertandingan final Piala Dunia 2018 antara Prancis versus Kroasia di Rusia. Keempatnya berhasil menerobos pengamanan, mereka pun berlari sampai ke tengah lapangan di antara para pemain.

Keempatnya menyusup setelah menyamar dengan menggunakan pakaian polisi. Aksi tersebut disebutkan sebagai suatu bentuk penolakan terhadap pemerintahan Rusia.

Namun, aksi keempat suporter penerobos tersebut tidak berlangsung lama. Mereka langsung bisa diringkus dan diamankan, lalu diseret ke luar lapangan.

Setelah wasit membunyikan pluit tanda pertandingan berakhir, band pun Pussy Riot mengklaim mereka akan bertanggung jawab terhadap aksi tersebut. Mereka menyebut menerobos dan masuk ke lapangan bukan sekadar iseng atau mencari sensasi tetapi membawa agenda politik tertentu.

Band tersebut dikenal vokal menyuarakan berbagai isu sosial termasuk di antaranya LGBT, Anti-Putin, kediktaran dan lain sebagainya.

Mereka menilai final piala dunia menjadi ajang sempurna Pussy Riot menunjukkan aksi sekaligus menarik perhatian publik dan dunia.

Menerobos ke lapangan, mereka terdiri dari 3 wanita dan satu laki-laki dengan menggunakan kostum polisi. Ada satu orang yang masih sempat tos dengan Kylian Mbappe yang adalah penyerang Prancis sekaligus menjadi pemain muda terbaik di ajang piala dunia 2018. Sementara tiga penerobos lainnya dihadang oleh pemain belakang Kroasia Dejan Lovren.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here