Demokrat: Tak Ada Sanksi untuk TGB, Dia Masih Kader Partai

0
146

Jakarta, namalonews.com- Sekretaris Jendral Demokrat yaitu Hinca Panjaitan mengatakan jika Tuan Guru Bajang atau lebih dikenal dengan nama TGB yaitu Zainul Majdi ini masih bagian dari Partai Demokrat dan akan tetap menjadi kader.

Hinca juga telah menegaskan bahwa TGB merupakan salah satu kader utama dari anggota Majelis Tinggi Partai. Dimana ia juga dapat menentukan siapa capres serta cawapres yang akan diusung oleh Partai Demokrat tersebut.

Hinca mengatakan bahwa hingga saat ini TGB masih merupakan kader dari partai dan belum mempunyai pikiran untuk kemana-mana. Ia juga merupakan bagian dari Demokrat yang nanti untuk memutuskan siapa yang akan diusung oleh partainya tersebut.

Pernyataan TGB yang mendukung Jokowi tersebut, Hinca juga mengatakan bahwa tidak akan berujung sanksi. Sebab, hingga sampai saat ini belum ada keputusan yang resmi dari Demokrat untuk mengusung capres atau cawapresnya.

Hinca juga menambahkan bawa seluruh kader mempunyai hak suara hingga saat ini. Baik akan mendukung calon A atau Calon B.

Ia juga menambahkan bahwa sama sekali tidak ada sanksi yang akan diberikan oleh TGB. Hingga sampai saat ini putusan partai tersebut belum ada. Karena itu, seluruh kader memiliki suara serta pendapat untuk mendukung si A atau si B. Namun, begitu partainya tersebut mengatakan si A, maka seluruh kader akan sepakat. Jadi tidak ada berbagai permasalahan yang timbul.

Demokrat juga akan meyiapkan sanksi bagi TGB. Sanksi tersebut diberikan karena TGB mendukung Jokowi maju kembali menjadi presiden dalam periode berikutnya. Padahal Demokrat sendiri belum memberikan dukungannya untuk siapa pada Pilpres 2019 mendatang.

Agus Hermanto juga mengatakan bahwa di Internal partainya tersebut belum menentukan apa sanksi yang akan diberikan terhadap TGB. Namun, kemungkinan sanksi tersebut diberikan karena dianggap TGB melanggar etika partai.

Agus mengatakan bahwa memang dari kemarin belum membicarakan dengan tegas masalah sanksi. Namun, jika ia lihat, hal tersebut juga masalah etika. Etika tersebut pasti akan dibicarakan serta biasanya juga akan ada sanksinya sendiri.

Wakil Ketua DPR tersebut juga menambahkan bahwa sanksi yang akan diberikan kepada TGB akan diberikan partainya tidak sampai melakukan tindakan pemecatan. Pasalnya bahwa Partai Demokrat tersebut akan memperhitungkan setiap tingkat kesalahan yang dilakukan oleh kadernya tersebut dan disesuaikan dengan aturan yang ada dalam partainya.

Agus menjelaskan bahwa yang namanya pelanggaran etika, jika pelanggaran etika tersebut semua dipecar, maka anggota DPR juga akan habis. Pasti ada derajat kesalahannya yang akan diputuskan serta semuanya juga akan sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

Syarief Hasan sebelumnya juga mengatakan bahwa belum mengetahui sanksi apa yang akan diberikan terhadap TGB. Ia juga menyerahkan persoalan tersebut kepada Dewan Kehormatan dari Partai Demokrat sendiri.

Ferdinand Hutahean juga angkat bicara mengenai pernyataan dari TGB yang mendukung Jokowi. Politisi Demokrat tersebut juga menilai bahwa TGB harus diberikan sanksi. Bukan karena pernyataannya tersebut namun juga sikapnya yang mendahului sikap resmi dari Partai Demokrat.

Ferdinand juga mengatakan bahwa pernyataan dukungan daru TGB tersebut terhadap Jokowi bukan sebuah kesalahan. Namun, yang membuat TGB akan diberi sanksi yaitu karena telah mendahului sikap resi dari keputusan Demokrat. Menurutnya bahwa tata krama politik tersebut harus dipatuhi sebagai salah satu kader partai. Namun, saat ini TGB masih dianggap sebagai salah satu kader dari Partai Demokrat.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here