Menteri PKB Jadi Caleg, Cak Imin: Tak Akan Tinggalkan Tugas

0
145

Jakarta, namalonews.com- Ketua Umum DPP PKB yaitu Muhaimin Iskandar atau yang sering disebut dengan nama Cak Imin ini menyatakan bahwa tiga menteri partainya yang akan maju sebagai caleg ini untuk Pemilu 2019 mendatang, tidak akan mengganggu kerja dari Kabinet Kerja sendiri.

Cak Imin mengatakan bahwa tidak karena caleg, tidak akan meninggalkan tugasnya tersebut, namun hanya akan cuti pada saat kampanye saja.

Ada tiga menteri dari PKB sendiri yang didaftarkan ke KPU untuk menjadi caleg dalam acara Pilpres 2019 mendatang. Mereka merupakan Menteri Ketenagakerjaan yaitu Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga yaitu Imam Nahwari dan Menteri PDT yaitu Eko Putro Sandjoyo.

Cak Imin mengatakan bahwa kampanye yang durasi waktunya hanya beberapa minggu, dua minggu dan akan meninggalkan tugas sebagai menteri.

Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 bahwa mengenai Pemilihan Umum, kampanye pemilu tersebut yang mengikutsertakan presiden, wapres, kepala daerah dan menteri tersebut harus menjalani cuti untuk ke luar tanggungan negara serta tidak dapat menggunakan berbagai fasilitas dalam jabatannya kecuali dengan pengamanan yang memiliki sifat melekat.

Berdasarkan Peraturan KPU No 5 Tahun 2018 mengenai tahapan, jadwal penyelenggaraan dan program dalam Pilpres 2019 mendatang, masa kampanye para calon anggota DPD, DPR serta DPRD tersebut dapat dilakukan bersamaan dengan kampanye para capres yaitu mulai tanggal 23 September 2018-23 April 2019 mendatang.

Sedangkan itu mengenai menteri yang akan maju menjadi anggota caleg tersebut mengungkapkan bahwa terdapat tujuh menteri dari Kabinet Kerja yang sudah didaftarkan oleh parpolnya sebagai wakil dari rakyat.

Cak Imin terus berusaha untuk dapat menjadi cawapres dari Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Berbagai cara manuver serta pernyataan ia lontarkan.

Sampai saat ini, masih belum terlihat adanya tanda Cak Imin akan dipilih oleh Jokowi untuk menjadi cawapresnya. Bahkan PDIP sendiri menyebut bahwa Cak Imin tidak masuk dalam kantong Jokowi sendiri sebagai kandidat cawapres. Dia juga mengaku bahwa tidak ingin berandai-anda jika tidak dipilih oleh Jokowi sebagai pendampingnya dalam Pilpres 2019 mendatang.

Cak Imin juga menegaskan bahwa PKB tetap akan memperjuangkan JOIN. JOIN menurutnya merupakan sebuah aspirasi dari para kyai. Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini kyai serta mereka juga tetap ada JOIN. Berbagai proses serta prospeknya tunggu saja, ia sangat optimis.

Bahkan Cak Imin juga menyebutkan bahwa Jokowi tidak bersama dengan dirinya, kemungkinan juga akan kalah dalam Pilpres 2019 mendatang. Dia juga menyatakan bahwa Jokowi sendiri memerlukannya dalam bertarung demi periode kedua menjadi presiden.

Cak Imin mengatakan bahwa buktikan saja, jika tidak JOIN makan akan kalah sama lawannya.

Berbagi manuver tersebut dilakukan oleh Cak Imin. Mulai dari bertemu dengan Surya Paloh yang merupakan Ketum NasDem yang diketahui dekat dengan Jokowi. Cak Imin juga berkunjung ke Ketua Umum PDIP yaitu Megawati Soekarnoputri. Belakangan ini, Wakil Ketua MPR tersebut telah bertemu dengan Mensesneg Pratikno yang telah disebut merupakan tim anggota seleksi dari cawapres Jokowi sendiri.

Cak Imin juga mengatakan bahwa penambahan menteri tersebut merupakan sebuah konsekuensi koalisi.

Tidak hanya itu saja, Cak Imin juga mengungkapkan mengenai peluang dari PKB dan Golkar untuk mengusung capres selain Jokowi, jika kedua partai tersebut tidak mendapatkan jatah menjadi cawapres. Ia tercetus dalam pertemuan antara dirinya bersama dengan Airlangga Hartarto.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here