PPP Daftarkan Menag Lukman Jadi Caleg untuk Dongkrak Suara Partai

0
274

Jakarta, namalonews.com- Menag yaitu Lukman Hakim Saifuddin maju menjadi sebagai salah satu caleg 2019 mendatang dari PPP. Sekjen PPP yaitu Arsul Sani juga mengatakan bahwa majunya Lukman menjai caleg untuk dapat mendongkrak suara partai.

Arsul mengatakan bahwa PPP juga hanya punya menteri satu. PPP juga hanya memiliki sangat sedikit public figure. Maka yang hanya sedikit tersebut mereka juga memanfaatkan untuk mendongkrak suara partai atau elektabilitas partai.

Ia juga mengatakan bahwa jika kemarin caleg PPP juga dibanjiri artis mungkin ia juga tidak akan mencalonkan Lukman.

Arsul juga menegaskan bahwa kinerja Lukman menjadi menteri tidak akan terganggu. Sebab, PPP juga hanya akan menempatkan dalam daera dapil seperti Bekasi, Jawa Barat, Depok dan akan mengambil sebuah cuti untuk dapat melakukan kampanye.

Ia juga mengatakan bahwa PPP juga menyadari betul bahwa berbagai tugas Lukman menjadi Menag tersebut tidak dapat terganggu secara signifikan.

Ia mengungkapkan bahwa oleh karena itu, meskipun para kader dalam berbagai daerah yang telah meminta Lukman menjado caleg dalam dapilnya tersebut, maka Lukman juga ditempatkan di dapil Bekasi dan Depok. Jadi agar dapat meminimalisir distruksi tugas beliau menjadi Menag.

Diketahui bahwa sederejet para menteri juga akan maju menjadi caleg. Di antaranya yaitu Menko PMK Yassona Laoly, Eko Putro Sadjojo, Hakim Syafuddin dan Hanif Dhakiri.

Akan tetapi, Wapres yaitu Jusuf Kalla mengeluhkan bahwa niat para menteri Kabinet Kerja untuk bertarung menjadi caleg dalam Pilpres 2019 mendatang. JK yakin bahwa niatan tersebut juga akan mengganggu kinerja para pemerintah.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa tentu waktuya karena masa kampante pasti akan mengganggu berbagai kinerja para pemerintah.

Arsul mengatakan bahwa Lukman telah meminta izin langsung kepada Jokowi untuk maju menjadi caleg dari Jawa Barat VI. Izin tersebut baru diberikan oleh Jokowi pada sehari sebelum penutupan pendaftaran oleh KPU.

Arsul mengatakan bahwa setelah mendapatkan izin ia langsung memasukkan namanya. Arsul juga mengakui bahwa mengusung Lukman tersebut agar dapat meningkatkan perolehan suara PPP. Sejak tahun 1997 Lukman mencalonkan diri menjadi anggota DPR serta lolos ke Senayan sebelum pada akhirnya ia ditunjuk menjadi Menteri oleh Jokowi sendiri.

Menurut Arsul bahwa Lukman juga tidak akan mundur dari posisi sebagai menteri agama. Namun, ia hanya mengambil cuti pada saat akan diadakan kampanye. Ia juga mengatakan jika Lukman menjadi caleg hal tersebut wajar sebagai kader PPP.

Sebelumnya juga ada beberapa partai yang mendaftarkan kadernya menjadi caleg yaitu diantaranya partai PDIP, PAN, PKB.

PPPP mendaftarkan bakal caleg ke KPU pada hari terakhir yaitu tanggal 17 Juli 2018 kemarin. PPP juga menyetor 575 caleg DPR untuk mengisi 80 daerah pemilihan. Partai tersebut juga memenuhi berbagai persyaratan kuota hingga 30 persen adalah perempuan.

Alasan yang sama disampaikan oleh PKB yang mengusung tiga menteri untuk menjadi caleg yaitu pengsungan tersebut untuk mendongkrak suara PKB dalam Pilpres 2019 mendatang.

Abdul juga menyakini bahwa menteri yang diusung menjadi caleg tersebut juga mempunyai ketenaran di dalam masyarakat.

Menanggapi majunya para menteri untuk menjadi caleg tersebut, istana berjanji akan terus mengawasi. Pramono Anung mengatakan bahwa para menteri tersebut dilarang untuk menyalahgunakan kewenangannya menjadi pejabat negara untuk kegiatan berkampante. Selain itu juga para menteri tersebut tidak diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas negara untuk mengunjungi para calon pemilihnya di berbagai daerah.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here