Aktris Cantik Inneke Koesherawati Diamankan KPK di Lapas Sukamiskin

0
87

Jakarta, namalonews.com – Kalapas Sukamiskin Wahid Husen telah ditangkap oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/7) dini hari. Tak hanya menangkap Wahid, tim KPK juga mengamankan lima orang lainnya. Adapun pihak lain tersebut ialah Hendri (driver sekaligus ajudan Kalapas), pelaku kasus korupsi project satelit monitoring Bakamla, Fahmi Darmawansyah, Andri (Napi Tipikor tamping Fahmmi), dan Dian Anggraini.

Selain itu, tim KPK juga turut mengamankan artis cantik Inneke Koesherawati (IK). Inneke diduga ikut mengetahui adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang telah dilakukan KPK terhadap Fahmi suaminya.

Seperti yang diketahui, Inneke Koesherawati merupakan salah satu bintang film dan sinetron Indonesia. Namanya mulai dikenal sejak membintangi berbagai film pada tahun 1990-an. Hanya saja, pada tahun 2013, Inneke menyatakan mundur dari pemeran film layar lebar dan sinetron yang menurutnya telah menyita banyak waktu.

Inneke mundur dari dunia entertainment karena ingin mengurus suami serta anak-anak. Meski begitu, Inneke masih mau mempertimbangkan tawaran untuk menjadi bintang tamu acara temuwicara atau talkshow maupun peragaan busana. Sebagai selebriti terkenal, penangkapan artis berhijab ini tentu membuat publik merasa kaget.

Berkaitan dengan adanya OTT Ini, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief sudah membenarkanya. Akan tetapi, Laode enggan merinci siapa saja pihak yang telah diamankan dan berhubungan dengan kasus apa sehingga Kalapas Sukamiskin serta beberapa pihak lain diamankan oleh anggotanya.

Sekarang ini, para pihak yang sedang diamankan tengah menjalani pemeriksaan intensif dalam kurun waktu selama 1×24 jam, sebelum ditentukan status hukumnya secara jelas.

KPK Melakukan Penyitaan

Laode mengatakan memang belum bisa memerinci perkara apa yang telah menyeret Kalapas Sukamiskin. Yang pasti, kata Laode, KPK juga sudah menyita uang tunai, valas, dan sebuah mobil untuk menjadi barang bukti awal. Sukamiskin memang adalah lapas khusus narapidana kasus korupsi. Ada beberapa narapidana yang terkait perkara suap dan korupsi ditahan di lapas ini.

Sebut saja Setya Novanto yang terpidana kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Lalu ada Anas Urbaningrum yang terpidana korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang. Terpidana korupsi wisma atlet, M. Nazaruddin pun juga ditahan di lapas ini.

Tak hanya itu saja, ada terpidana kasus korupsi proyek pengadaan satelit monitoring serta drone di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Fahmi Darmawansyah, yang divonis selama 2 tahun 8 bulan penjara. Belakangan perkara ini pun menyeret anggota DPR dari Partai Golkar, yakni Fayakhun Andriadi.

Di lain sisi, Aidir Amin Daud selaku Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) juga telah membenarkan bahwa ada penindakan OTT di Lapas Sukamiskin oleh KPK. Menurut Aidir, pihaknya tentu menghormati proses hukum yang akan dilakukan oleh KPK. Pihaknya juga akan membantu semua proses yang dibutuhkan supaya masalah ini bisa selesai secara tuntas.

Selain melakukan penyitaan, tim KPK ternyata juga menyegel ruang tahanan mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin. Ruang sel Fuad Amin telah digembok dan ditempeli dengan stiker ‘Disegel’. Terdapat logo KPK dan juga tulisan ‘Untuk Keadilan’ yang ada di stiker itu.

Penangkapan Wahid Husen pun diduga berkaitan dengan sejumlah izin keluar lapas napi-napi yang ada di Sukamiskin. Beberapa waktu lalu, Fuad Amin pun diketahui sempat membuat kehebohan karena ketahuan transit di suatu rumah mewah yang ada di Bandung ketika izin ke luar lapas dengan alasan sakit.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here