Partai Koalisi Keumatan Akan Mengumumnkan Pasangan Capres-Cawapres

0
143

Jakarta, namalonews.com- Partai Koalisi Keumatan menggelar suatu acara silaturahim dan juga tukar pikiran dengan Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 tepatnya di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari Senin (23/7/2018) malam.

Di dalam pertemuan Persaudaraan Alumni 212  yang berlangsung dalam waktu selama dua jam 30 menit tersebut telah disepakati Partai Koalisi Keumatan, yang mana mereka akan mengusung calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019 yang akan datang.

Yang mana kemungkinan besar partai koalisi keumatan akan mencalonkan Prabowo Subianto untuk dijadikan sebagai capres dan terus mengolah nama cawapres yang akan mendampinginya nanti (mengerucut pada dua nama)” ujar Ketua media centre Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, pada hari ini Selasa (24/7/2018).

Dia juga mengatakan jika untuk calon pemimpin bangsa, bahwa Partai Koalisi Keumatan dan Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 juga akan mematangkan capres-cawapres yang diusung dengan melalui Ijtima para Ulama pada tanggal 27 sampai dengan 29 Juli 2018 ini.

Tak hanya berusaha untuk melakukan Ijtima Ulama, menurut dia, Partai Koalisi Keumatan tersebut  juga akan meminta saran dari tokoh Front Pembela Islam (FPI), yang bernama Rizieq Shihab.

“Tentunya setelah ada rekomendasi dari HRS di Makkah,” kata Novel Bamukmin selaku Ketua media centre Persaudaraan Alumni 212.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212  juga telah mengundang beberapa petinggi partai yang telah tergabung dalam Pimpinan Partai Koalisi Keumatan untuk bertemu.

Pada undangan berkop surat Dewan Penasehat Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212 itu telah dijelaskan jika acara digelar untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran. Pertemuan tersebut juga digelar tertutup untuk para awak media.

Sedangkan untuk, Partai Koalisi Keumatan diantaranya terdiri dari sejumlah parpol, seperti Partai Gerindra, PAN, PKS, PBB, dan juga Partai Berkarya.

Akan tetapi di acara pertemuan pada saat Senin malam, perwakilan PKS dan Berkarya tidak bisa menghadiri acara tersebut dikarenakan padatnya agenda partai.

Sementara itu, untuk para tokoh-tokoh yang hadir, antara lain yaitu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang telah didampingi sekjen dan juga waketum, Ketua Dewan Pertimbangan PAN yang telah didampingi sekjen, Sekjen PBB, dan juga Waketum Partai Idaman.

Sementara jika dari kalangan ulama dan juga para tokoh Persaudaraan Alumni 212 yang hadir antara lain yaitu KH Kholil Ridwan (DDII), KH Ahmad Shobri lubis (ketum FPI), KH Maksum Bondowoso.

Tidak ketinggalan juga KH Ahmad Maksum Ciamis, Abah Raud (Adzikra), usamah Hisyam (ketum Parmusi), KH Misbahul Anam (GNPF Ulama), Syarwan Hamid, Egy Sudjana, Ahmad Mikhdan dan juga masih ada tokoh tokoh yang lainnya.

Di pertemuan Persaudaraan Alumni 212 yang diadakan tersebut, mereka akan saling bertukar pikiran dan bertugar ide mengenai masalah keumatan dan juga masalah kebangsaan. Antara lain yaitu masalah Pertahanan NKRI, PLN, Pertamina, Garuda, dan lain sebagainya.

Novel Bamukmin selaku Ketua media centre Persaudaraan Alumni 212 juga menilai jika ada kesamaan pandangan di antara peserta pertemuan bahwa untuk bangsa ini sebaiknya harus segera diselamatkan, kepemimpinan nasional juga harus ada pergantian.

Dia  pun juga menambahkan, di dalam masalah kepemimpinan nasional negara Indonesia sebaiknya harus dipimpin oleh pemimpin yang berani dan juga tegas serta tidak berkhianat kepada bangsa dan juga agama.

Novel Bamukmin selaku Ketua media centre Persaudaraan Alumni 212 juga menambahkan kembali jika “Persatuan umat harus diikat terus oleh karenanya dalam waktu dekat akan segera deklarasi koalisi partai keumatan. (disadur dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here