SBY Ke Prabowo: Kebersamaan Ini Akan Berlanjut

0
190

Jakarta, namalonews.com- Dua purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto  yang masing-masing sebagai ketua umum Partai Demokrat dan Partai Gerindra kompak mengenakan seragam batik dengan warna yang sama. Mereka mengadakan pertemuan di kediaman SBY di kawasan Megakuningan, Jakarta,  Selasa, (24/7/2018) .

Pertemuan kedua tokoh bangsa tersebut ternyata sudah membawa berkah, yakni setidaknya bagi  penjual nasi goreng, yang biasa mangkal  sekitar kediaman SBY. Nasi goreng tersebut dipesan hingga habis oleh tuan rumah untuk melayani puluhan wartawan yang menunggu hasil pertemuan kedua elite partai politik terebut  karena pertemuan bersifat tertutup.

Mudah-mudahan pertemuan tersebut  juga membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia. Yakni, bangsa Indonesia melalui pipres 2019 mendapatkan  pemimpin yang amanah dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Pertemuan itu digelar dalam rangka menghadapi gelaran pesta demokrasi pilpres 2019.  Sekaligus juga sebagai langkah awal menjajagi koalisi untuk menghadapi capres petahana.

Usai pertemuan, SBY  memberikan keterangan kepada awak media. Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan  sejumlah kesepakatan.

SBY mengatakan bahwa cukup banyak masalah yang dihadapi masyarakat belakangan ini. Dari masalah kesejahteraan sosial hingga masalah kesetaraan  hukum. Dengan saling memahami masalah bangsa di saat itulah pintu koalisi terbuka dengan lebar.

“Koalisi yang efektif dan kokoh harus berangkat dari niat baik, saling menghormati dan saling percaya. Kalau ini semua terpenuhi dan bisa memahami apa yang diinginkan rakyat, maka jalan kebersamaan ini akan berlanjut,” jelasnya.

SBY menambahkan hasil pertemuan malam ini akan segera dilaporkan pada Majelis Tinggi Partai Demokrat sebagai organ partai yang berwenang memutuskan jalan politik partai.

“Saya atas nama Ketua Umum Partai Demokrat, akan menyampaikan hasil pertemuan ini kepada Majelis Tinggi. Karena Majelis Tinggi yang akan mengambil keputusan ke mana arah politik Partai Demokrat,” jelas SBY.

Menurut SBY, Partai Demokrat dengan Partai Gerindra secara bersama-sama sepakat menginginkan pemilu yang jujur dan adil, tanpa ada intervensi dari pihak mana pun, termasuk pemerintah, aparat, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku pihak penyelenggara pemilu.

“Kedua, kami juga mendiskusikan perkembangan situasi nasional, terutama yang dihadapi dan dialami oleh rakyat kita, rakyat Indonesia,”  tambahnya.

Kemudian, SBY membeberkan hasil-hasil yang  telah  disepakati bersama Prabowo  sebagaimana  pada sesi konferensi pers yang berikut ini.

  1. Komitmen bersama selaku Pemimpin Partai Gerindra dan Pemimpin Partai Demokrat untuk  menciptakan pemilu 2019 yang berlangsung secara jujur, adil, dan damai.
  2. Kami mendiskusikan perkembangan situasi nasional, terutama yang dihadapi dan dialami oleh rakyat Indonesia.
  3. Atas dasar tersebut, kami membahas koalisi Partai Demokrat dan Gerindra serta partai lainnya.

Setelah itu, SBY dan Prabowo sepakat agar Pilpres 2019 tidak menggunakan isu sara.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here