Gelar Sidang Pemeriksaan Saksi, Roro Fitria Tak Berhenti Melawak

0
179

Jakarta, namalonews.com – Nama Roro Fitria seolah tak pernah luput dari pemberitaan, terutama saat namanya tersandung kasus narkoba pada awal tahun 2018 kemarin. Belum lama ini, terdakwa narkotika Roro Fitria menghadiri sidang pemeriksaan saksi yang bertempat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang pemeriksaan saksi tersebut, Roro Fitria diberikan kesempatan untuk bertanya langsung pada saksi Supriyono. Roro menanyakan kepada Supriyono, dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), tentang keberadaan Polwan ketika menggeledah kediamannya pada tanggal 14 Februari 2018 lalu.

Akan tetapi, nada suara Roro yang terbilang lugu membuat pengunjung ruang sidang menjadi tertawa. Pengunjung yang terdiri dari sejumlah awak media dan terdakwa terlihat tidak bisa menahan tawanya.

Dengan suara yang lugu, Roro mengungkapkan bahwa saat penangkapan tidak ada Polwan. “Pas penangkapan nggak ada Polwan,” kata Roro.

Mendengar hal tersebut, Hakim Ketua pun menegaskan bahwa kalimat Roro tersebut bukan berupa pertanyaan. Roro pun diminta untuk memberikan pertanyaan dengan kalimat yang lebih jelas.

Tak segan Hakim Ketua memberikan contoh kepada Roro Fitria. “Misalnya, misalnya saudara (saksi) tadi bilang ada Polwan (saat penggeledahan). Di mana Polwan itu?,” jelas Hakim Ketua.

Hal mengejutkan terjadi, secara spontan, Roro Fitria langsung meniru ucapan Hakim Ketua. Hal tersebut lantas membuat pengunjung ruang sidang kembali tertawa.

“Iya, Polwan-nya ada di mana?,” tanya Roro Fitria dengan nada lugu.

Beberapa kali, Roro Fitria juga terlihat berbisik dengan kuasa hukumnya.

Tak hanya sekali saja, pengunjung ruang sidang dibuat tertawa lantaran ucapan Roro Fitria. Hal tersebut juga terjadi ketika Roro Fitria menjelaskan, di hari penangkapan tidak ada wanita selain dirinya dan ibunya.

Wanita berusia 28 tahun itu kembali bertanya dengan menampakkan mimik wajah yang dibuat lugu. “Terus di mana polisi perempuannya?,” tanya Roro.

Karena hal tersebut terjadi beberapa kali, Hakim Ketua pada akhirnya menegaskan kepada Roro Fitria bahwa pertanyaan mengenai keberadaan Polwan telah berlangsung terlalu lama.

Setelah mempertimbangkan banyak hal, Hakim Ketua pun menutup kesempatan bagi Roro Fitria untuk bertanya kepada saksi.

Selanjutnya, Hakim Ketua pun memutuskan bahwa sidang lanjutan akan kembali digelar pada Kamis tanggal 26 Juli 2018. Sidang tersebut kembali beragendakan tentang pemeriksaan saksi. Sidang tersebut juga akan memanggil dua orang sebagai saksi.

Selain tingkah Roro Fitria yang nyeleneh tersebut, pengunjung ruang sidang juga dibuat heran dengan penampilan Roro. Terlihat bahwa Roro selalu tampil dengan riasan rambut dan wajah setiap datang ke persidangan.

Roro Fitria pun menjelaskan bahwa hal itu karena ia memanfaatkan salah satu fasilitas di rumah tahanan, yaitu salon. Jasa rias wajah serta rambut di salon tersebut tak gratis. Roro mengaku bahwa dirinya memberikan sejumlah uang untuk pekerja yang telah menata dan merias rambutnya.

Sebelum menjalani sidang lanjutan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2018), Roro menjelaskan bahwa di rumah tahanan Pondok Bambu, siapapun yang memiliki skill tertentu bisa saling membantu. Bahkan juga terdapat fasilitas kesehatan, olahraga, dan salon.

Mengetahui penjelasan dari Roro tersebut, tak heran jika penampilannya terlihat fresh. Bahkan berbanding terbalik dengan penampilan Roro sebelumnya saat terlihat kurang terawat.

Bagi Roro, perawatan wajah serta rambut menjadi hal yang patut dilakukan. Akan tetapi, baginya, kecantikan pada tubuh serta wajah bukan menjadi hal yang paling mempengaruhi sosok seseorang. (disadur dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here