Planetarium Kerahkan 10 Teropong Untuk Nobar Gerhana Bulan

0
241

Jakarta, namalonews.com- Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) memberikan fasilitas peneropongan dan nonton bareng (nobar) gerhana bulan yang akan terjadi Sabtu dini hari (28/7/2018). Telah disiapkan 10 teropong untuk  mengabadikan peristiwa langka ini.

Planetarium dan Observatorium Jakarta, telah menyediakan 6 unit teropong. Sedangkan keperluan pemotretan disediakan 2 unit, relay 1 unit, dan 1 teropong lagi untuk keperluan undangan khusus.

Kegiatan yang terbuka bagi masyarakat umum dan tidak dikenakan biaya ini dimulai hari ini(Jumat)  pukul 23.00 wib dengan registrasi. Sedangkan pertunjukan fenomena alam itu dimulai pukul 00.14.49 WIB.

Kemudian mulai masuk bayangan inti pukul 01.24.47 wib. Mulai gerhana total pukul 02.30.15  WIB, dan puncak gerhana terjadi pukul 03.21.43 wib. Diperkirakan gerhana total berakhir pukul 04.13.12 WIB dan akhir bayangan inti pukul 05.19.00 wib. Sedangkan akhir dari proses gerhana adalah pukul 06.28.27 wib.

Dilansir dari laman BMKG, gerhana bulan kali ini terbilang istimewa karena diprediksi menjadi yang terlama di abad ini. Sekadar catatan, masih terkait gerhana bulan, sebelumnya pada Januari lalu rakyat Indonesia disuguhkan fenomena alam Supermoon.

Perbedaan dua fenomena alam tersebut adalah gerhana bulan kali ini tampilannya tidak sebesar fenomena sebelumnya. Sebab saat itu bulan berada pada posisi sangat dekat dengan bumi.

Sedangkan gerhana kali ini lebih kecil dari sebelumnya karena posisi bulan lebih jauh, tapi durasinya lebih lama.Gerhana bulan kali ini durasi totalnya cukup panjang, yakni 1 jam 42 menit 57 detik.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here