4 Upaya SBY Cairkan Suasana dengan Megawati

0
202

Jakarta, namalonews.com- Pernyataan Ketum Demokrat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengenai hubungannya dengan Ketum PDIP yaitu Megawati Soekarnoputri yang kembali menjadi perbincangan oleh publik. Padahal, hubungan politik antara keduanya tersebut adalah cerita lama. Menjelang Pilpres, cerita lama tersebut kembali menghangat.

 

SBY juga mengaku bahwa hubungannya bersama dengan Megawati saat ini belum seutuhnya membaik. Namun, SBY juga mengaku bahwa akan terus berusaha ungtuk mencairkan hubungan keduanya tersebut yang kini terlanjur beku. Beberapa kali bertemu dalam sebuah acara yaitu keduanya tersebut saling sapa.

Apalagi jika melihat beberapa cerita ke belakang, namun sebenarnya banyak berbagai momentum pada saat SBY mencoba untuk mencairkan suasana dengan Megawati saat ini.

Ada beberapa empat upaya SBY untuk mencairkan hubungan dengan Megawati.

Pertama yaitu pada saat Megawati menghadiri penganugerahan oleh Bintang Jasa pada tahun 2011, pertemuan SBY dengan Megawati tersebut terjadi. Megawati pada saat itu juga didampingi oleh suaminya yaitu Taufiq Kiemas di Istana Negara untuk mendapatkan sebuah anugerah bintang jasa yang kemudian akan diberikan langsung oleh SBY pada saat itu.

SBY dan Megawati juga terlihat satu kali saling berjabat tangan. Sebuah momentum tersebut langsung menarik perhatian oleh berbagai publik, salah satunya yaitu para pejabat yang hadir dalam sebuah acara di Istana Negara tersebut.

Kedua, jabat tangan SBY serta Megawati. Dalam pertemuan tersebut yaitu pada tahun 2012, pada saat itu SBY Juga memberikan gelar Pahlawan Nasional terhadap Soekarni serta Mohammad Hatta di Istana Negara. Megawati yang datang ke istana tersebut menjadi anggota keluarga dari Soekarno. Namun, bukan hanya Megawati saja yang mendapatkan gelar tersebut, namun juga kakaknya yang bernama Guntur Soekarnoputra.

Jabat tangan anatara SBY dengan Megawati tersebut terjadi setelah gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada Guntur dan Meutia Hatta. Pada saat itu, para tamu undangan juga satu per satu menyalami SBY.

Ketiga, SBY dan Megawati bertemu pada saat peringatan Pidato Karno. SBY dan Megawati juga diketahi pernah bertemu di sebuah acara yaitu Peringatan Pidato Bung Karno. Acara tersebut juga dihadiri oleh BJ Habibie yang juga berkesempatan untuk menyampaikan sebuah pidato mengenai Pancasila.

Keempat, SBY dan Megawati juga terlihat kompak dalam menghadiri HUT RI Ke-72. Perayaan HUT RI yang ke-72 juga cukup berbeda dari biasanya. Terdapat sebuah peristiwa yang baru pertama kali terjadi dalam acara tersebut. Pertama kalinya, mantan presiden juga dapat berkumpul pada saat menghadiri acara upacara Peringatan HUT Ke-72 tersebut di Istana Merdeka.

SBY juga pertama kalinya hadir sejak tidak menjabat lagi menjadi presiden, begitu juga dengan Megawati yang tidak pernah hadir dalam HUT RI tersebut di Istana selama SBY berkuasa hingga 10 tahun.

SBY dan Megawati juga sempat bersalaman dalam acara tersebut. Berdasarkan sebuah foto yang sudah beredar bahwa keduanya juga tampak bersalaman dengan senyum dibibirnya tersebut. Suasana cair ini juga terlihat jelas, SBY juga mengaku bahwa pada saat bertemu dengan Megawati, banyak berbagai hal yang diobrolkan olehnya. Namun, ia juga tidak menjelaskan mengenai apa isi topik yang dibicarakan tersebut.

Peristiwa tersebut juga dianggap positif dan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para elite politik yang bersaing sehingga sejarah politik tersebut nanti juga tidak berisi mengenai persoalan dendam di antara dua mantan presiden tersebut.

Walaupun belum ada sebuah laporan mengenai detail kehadiran SBY dan Megawati tersebut, peristiwa ini juga melahirkan sebuah respons positif dari kedua kubu tersebut yang bersaing maupun para masyarakat. (disadur dari berbagai sumber)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here