PDIP: Koalisi Oposisi Siapkan Anies dan AHY Jadi Capres-Cawapres 2019

0
250

Jakarta, namalonews.com- Politikus PDIP yaitu Effendi Simbolon mengatakan bahwa koalisi oposisi telah mempersiapkan Anies Rasyid Baswedan serta Agus Harimurti Yudhoyono menjadi capres dan cawapres. Ia mengatakan bahwa informasi tersebut juga merupakan sebuah informasi yang terpercaya.

Effendi mengatakan bahwa mereka mempersiapkan hal tersebut untuk ujungnya nanti akan mencalonkan Anies dan AHY.

Ia juga mengatakan bahwa mereka ada formasi menang kalah, menang menang, ini mereka mnecari siapa yang menang menang.

Effendi juga mengaku bahwa informasi yang telah di dapatkan tersebut seharusnya belum diperbolehkan untuk disampaikan.

Effendi juga mengatakan bahwa ia baru saja mendapatkan sebuah informasi pada tanggal 26 Juli 2018 sekitar pukul 16.00 WIB. Meskipun dengan begitu, ia juga tidak membeberkan siapakah orang yang sudah memberikannya informasi tersebut.

Ia mengatakan bahwa ia mendengan informasinya dari pihak sana dan tidak akan disebutin.

Tidak lupa setelah mendengar sebuah informasi tersebut, anggota dari DPR Fraksi PDIP tersebut juga langsung memberikan sebuah ucapan selamat terhadap sang pemberi informasi tersebut.

Ia menambahkan bahwa ia mengucapkan selamat. Namun mereka juga sudah menuju ke dalam format hasil survei serta hasil tersebut yaitu Anies dan AHY.

Sekretaris Jendral Gerindra yaitu Ahmad Muzani juga menyatakan bahwa koalisi partainya tersebut dengan PKS serta PAN juga masih belum dengan gamblang memberikan sebuah dukungan terhadap Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang. Mengenai hal tersebut ia juga mengakui bahwa sejauh ini baru Partai Gerindra yang sudah resmi untuk mengusung Prabowo.

Muzani mengatakan bahwa yang baru memberikan dukungan pencalonan tersebut baru Partai Gerindra. PKS juga belum dengan vokal, PAN juga belum secara vokal. Ia juga masih terus membicarakan mengenai cawapres.

Pernyataan Muzani tersebut juga merupakan sebuah tanggapannya atas nama cawapres dan kabarnya juga sudah dikantongi oleh Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Berbeda dengan Jokowi serta para pendukung partai lainnya, Muzani juga menilai bahwa koalisi yang akan mereka bangun juga masih memerlukan waktu.

Muzani juga mengaku bahwa tidak khawatir mengenai pengumuman cawapres Jokowi tersebut yang rencananya juga akan diumumkan tidak lama lagi. Ia juga berharap bahwa pengumuman tersebut akan dipercepat mengingat sudah banyak berbagai partai politik yang sudah menyatakan dukungan mereka terhadap Jokowi.

Mengenai pembahasan cawapres untuk Prabowo tersebut, Muzani juga mengklaim bahwa masih terbuka banyak berbagai kemungkinan. Selain ada nama AHY yang akan didorong oleh Partai Demokrat, ia juga masih terus bertukar informasi mengenai PAN serta PKS.

Sebelumnya bahwa Ketua Umum PDIP yaitu Megawati Soekarnoputri juga mengatakan bahwa Jokowi sendiri sudah mengantongi beberapa nama cawapres yang akan mendampinginya. Pernyataan tersebut juga keluar setelah Megawati tersebut bertemu dengan Jokowi dalam Istana Batu Tulis Bogor.

Megawati mengatakan bahwa pengumuman tersebut dilakukan pada momentum yang tepat serta dalam cuaca yang cerah, secerah pada saat mata hari terbit dari arah timur. Jadi harus menunggu dengan sabar.

Ketua DPP PKS yaitu Mardani Ali Sera juga telah menegaskan bahwa PKS hanya ingin menang dalam Pilpres 2019 mendatang. Ia juga menyebut PKS tidak akan memaksakan kadernya tersebut menjadi capres atau cawapres.

Hal tersebut juga tidak lepas dari terbukanya sebuah peluang Anies Baswedan untuk menjadi capres dalam Pilpres 2019 mendatang.

Mardani juga mengatakan bahwa Anies mempunyai peluang yang sama dengan ke sembulan kader PKS tersebut yang sudah dijagokan menjadi capres dan cawapres. (disadur dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here