Prabowo-SBY Bersatu, AHY Dikabarkan Maju Jadi Cawapres

0
308

Jakarta, namalonews.com – Partai Demokrat yang telah diterima Gerindra dan PKS untuk berkoalisi dikabarkan menawarkan anak sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto dalam pilpres 2019 mendatang.

Kesepakatan untuk menjadikan AHY sebagai pendamping Prabowo disampaikan pada saat kunjungan balasan Ketua Umum Partai Demokrat SBY ke kediaman Prabowo yang beralamat di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/7) siang.

“Iya sudah ketok tadi. Pak Prabowo minta Mas AHY jadi cawapres,” kata salah satu petinggi Demokrat saat berada di Jakarta kemarin.

Petinggi Partai Demokrat tersebut menyebutkan bahwa dipilihnya AHY sebagai cawapres pendamping Prabowo dikarenakan hitung-hitungan peta politik Pilpres 2019 mendatang. Di mana lawan kali ini ialah capres petahana Jokowi bersama dengan sejumlah koalisi parpol pengusung. AHY pun dinilai mempunyai elektabilitas, kualitas, serta kekuatan lain yang dirasa mumpuni bagi Prabowo.

Menurutnya, dalam pertemuan petinggi dari Gerindra serta Demokrat tersebut pernah dibahas rencana untuk deklarasi duet Prabowo-AHY, yaitu setelah hari pertama pendaftaran capres-cawapres di KPU atau usai 4 Agustus 2018. Sedangkan pendaftaran akan menunggu sampai 10 Agustus 2018 guna menyiapkan segala sesuatunya.

“Deklarasi mungkin tanggal 5 Agustus. Tidak akan sampai tanggal 10 Agustus. Akan dipercepat. Daftarnya mungkin tetap hari terakhir. Masih digodok dulu,” katanya.

Petinggi partai Demokrat tersebut juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada tim dari empat partai politik yang ikut di dalam pertemuan. Di sana, tim yang sekiranya ada 100 orang itu, akan merumuskan visi serta misi untuk dibawa ke KPU.

“Tempatnya, saya belum bisa kasih tahu. Di luar Jakarta yang pasti,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan belum ada nama tersebut. “Belum. Belum ada omongan nama. Kami masih serahkan ke Pak Prabowo,” ujar Ferry.

Jelas Ferry, nama pendamping Prabowo masih akan dirapatkan dengan semua partai politik koalisi. Partai-partai tersebut, juga nantinya akan merapatkan dengan para petinggi terlebih dahulu. Baru setelah itu, akan disampaikan dalam sebuah pertemuan besar.

“Pertemuan besar ada. Dalam waktu dekat ini. Partai-partai ini kan masih harus internal dulu semua. Baru kemudian dibahas siapa cawapresnya,” kata Ferry.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun tidak menampik bahwa Agus Harimurti Yudhoyono memang masuk ke dalam salah satu kandidat cawapres. Kata Ahmad Muzani, sekarang ini sudah ada beberapa nama yang telah dikantongi oleh Prabowo Subianto.

“Ada Salim, AHY, Abdul Somad, dan satu saya lupa,” kata Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani juga mengatakan bahwa dewan pembina telah memberikan pandangan terkait kelebihan kekurangan dari nama-nama cawapres yang kini berkembang kepada Prabowo Subianto. Walau demikian, pengurus DPP serta pembina menyerahkan keputusan terkait calon wakil presiden kepada Prabowo Subianto.

Ahmad Muzani pun menambahkan bahwa nama-nama calon wakil presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan banyak pemikiran. Hal ini juga meliputi banyak pertimbangan.

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa tidak ada sama sekali SBY menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono guna mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapres.

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, setelah pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono pun menjelaskan bahwa nama cawapres masih akan dibahas terlebih dahulu. Pembahasan tentang hal itu masih akan terus berlanjut.(disadur dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here