Puan Maharani Buka Pameran Seni Koleksi Istana Presiden

0
202

Jakarta, namalonews.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, membuka secara resmi “Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018”, yang diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Pameran ini dihadiri pula Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan para duta besar negara sahabat, serta seniman dan kurator.

“Diharapkan Galeri Nasional Indonesia dapat menjadi rumah bagi pegiat dan pencinta seni untuk berkreasi yang dapat menumbuhkan minat masyarakat dalam seni dan budaya, menginspirasi, dan mengapresiasi karya seni untuk tujuan pendidikan dan rekreasi,” kata Puan saat memberi sambutan.

“Karena rangkaian Asian Games dibuka 18 Agustus. Kami berharap Galeri Nasional akan menjadi satu tempat tujuan wisata kesenian atau budaya bagi 16 ribu orang asing yang akan datang ke Indonesia,” imbuhnya

Pameran yang berlangsung mulai 3 sampai 31 Agustus 2018 ini menampilkan 45 koleksi lukisan, patung, dan seni karya 34 seniman Indonesia dan mancanegara.

Selain itu tiga mahakarya seniman Indonesia juga ikut dipamerkan, yakni lukisan “Berburu Banteng” dan “Perkelahian dengan Singa” karya Raden Saleh, serta lukisan “Memanah” karya Henk Ngantung.

Menurut catatan, koleksi seni yang berasal dari 5 Istana Kepresidenan di Indonesia ada sekitar 3000-an karya. Selama ini karya-karya tersebut tersimpan rapi di Istana Kepresidenan dan hampir tidak pernah diperlihatkan pada publik.

Dari total lukisan milik negara sebanyak 3000 lukisan, tim kurator yang terdiri dari Asikin Hasan, Amir Sidharta, Mikke Susanto, dan Sally Texania memutuskan memajang 48 lukisan pilihan.

Kemudian ‘Senandung Ibu Pertiwi’ pun diusung sebagai tema sentral yang memamerkan karya bertemakan keragaman alam, dinamika keseharian, tradisi dan identitas, serta mitologi dan religi.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here