Hari Ini, 4 Agustus 2018, Dibuka Pendaftaran Capres-Cawapres

0
153

Jakarta, namalonews.com – Pendaftaran capres dan cawapres Pemilu 2019 akan dibuka mulai  hari ini, Sabtu (4/8/2018). Pendaftaran tersebut akan dibuka pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB untuk hari ini hingga Kamis (9/8). Sementara pada hari terakhir, Jumat (10/8), pendaftaran baru ditutup pada pukul 00.00 WIB

KPU mengungkap syarat yang harus dipenuhi para pendaftar seperti yang berikut ini.
Syarat pendaftaran calon presiden (capres)  dan calon wakil presiden (cawapres)  disampaikan oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari.

“Jadi, ada dua (syarat pendaftaran), syarat pencalonan ini kan tentang siapa yang dapat mencalonkan, yang kedua syarat calon,” ujar Hasyim, di kantor KPU, Jln.  Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

Lebih lanjut, Hasyim menyatakan bahwa partai politik atau gabungan partai politik harus menyerahkan bukti partainya telah memenuhi syarat berkoalisi, 20 persen kursi dan 25 persen suara. Syarat itu, tambah  Hasyim, menjadi hal yang paling penting diserahkan.

“Bukti partai-partai ini yang memenuhi syarat kalau berkoalisi ya, misalkan 20 persennya, maka masing-masing pimpinan parpol ketum dan sekjen kan membubuhkan tanda tangan dan cap partai di dokumen pencalonan, tanda tangan asli, stempel juga asli. Itu yang paling penting,” tambah  Hasyim.
Pencalonan presiden dan wakil presiden secara lebih rinci dijelaskan oleh Hasyim. Yakni tentang siapa dapat mencalonkan, parti politik  (parpol) yang bagaimana,  serta dokumen perjanjian antarpartai pengusung capres-cawapres.

Siapa yang dapat mencalonkan ini jelaskan, parpol peserta pemilu 2014 yang memenuhi ambang batas baik suara ataupun kursi. Oleh karena itu dokumen perjanjian atau kesepakatan antar partai yang mengusulkan atau mendaftarkan pasangan capres cawapres, ini yang penting disiapkan,” rinci Hasyim.

Di samping itu, Hasyim mengingatkan bahwa ada syarat lain yang harus dipenuhi, yaitu syarat calon. Hasyim menyatakan bahwa syarat calon ini diisi dan ditandatangani oleh capres dan cawapres yang akan mendaftar.

Syarat calon ini yang diiisi, dipenuhi, dan ditandatangani oleh calon baik capres maupun cawapres. Kalau ini (syarat calon) yang tanda tangan masing-masing jadi relatif mudah untuk tanda tangan nya,” tuturnya.

Syarat calon lain yang terdapat dalam aturan di antaranya tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, tidak sedang dicalonkan sebagai anggota DPR, Dewan Perwakilan Daerah atau DPRD.

Hal ini sesuai dengan Peraturan KPU nomor 22 tahun 2018 pasal Tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Terkait persyaratan pencalonan terinci pada pasal 5, 6, 7 dan 8, sedangkan persyaratan calon terdapat pada pasal 9, 10 dan 11.

Pasangan capres dan cawapres serta tim koalisi parpol yang hendak mendaftar, haruskan memasuki Kantor KPU melalui Pintu I. Mereka kemudian akan dipersilakan untuk memeriksa berkas pendaftaran di holding room sembari menunggu tim penerima pendaftaran.

Setelah tim pendaftaran memberikan konfirmasi, pasangan capres-cawapres akan diminta menuju ke aula Gedung KPU di lantai II untuk mendaftarkan diri. Baru kemudian pasangan capres dan cawapres beserta parpol koalisi dipersilakan menggelar konferensi pers di lokasi yang telah disiapkan oleh KPU.

Di depan media center  lantai dasar  itulah pasangan capres dan cawapres beserta partai koalisi pendukungnya menggelar konferensi pers.

Para pasangan capres dan cawares akan melanjutkan  ke tahap pemeriksaan kesehatan jika sudah terdaftar di KPU. Tahapan ini akan berlangsung pada 5 Agustus hingga 13 Agustus 2018.

Jika tidak ada masalah dalam berkas pendaftaran, pasangan capres-cawapres yang lolos akan ditetapkan secara resmi oleh KPU RI pada tangg 20 September 2018. Dengan demikian, maka mereka melanjutkan ke tahap penetapan nomor urut pasangan calon (paslon) pada 21 September 2018.

Pasangan capres dan cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2019 bisa mulai mengkampanyekan program-programnya ke masyarakat setelah nomor urut mereka sebagai pasangan capres dan cawapres peserta pilpres ditetapkan oleh KPU. Masa kampanye akan dilakukan pada 23 September 2018 hingga 12 April 2019.

Pada tanggal 17 April 2019 setelah melewati lima hari masa tenang,  pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif baru akan dilaksanakan.  Jumlah pemilih pemilu presien tahun 2019 mencapai 196,5 Juta Orang.

Penghitungan suara akan dilakukan di hari yang sama di TPS-TPS di seluruh Indonesia hingga hasil akhirnya ditetapkan pada 25 April hingga 22 Mei 2019.

Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih akan akan dilantik sekitar bulan Agustus-Oktober 2019. Sementara  itu, pelantikan  anggota DPR dan DPD terpilih akan dilakukan pada 1 Oktober 2019. Pelantikan  presiden dan wakil presiden terpilih akan dilakukan pada 20 Oktober 2019.

Penulis : Sulis Sutrisna

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here