Data Sementara Korban Gempa Lombok Berjumlah 82 orang

0
304

Jakarta, namalonews.com – Gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Lombok Utara, NTB berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 19.46 WITA, Minggu (5/8), telah memakan puluhan korban jiwa. Ribuan masyarakat terpaksa tidur di luar seperti di pinggir jalan, lapangan. Ada juga yang mengungsi demi keselamatan jiwanya.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, data terakhir pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara barat (NTB), jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Lombok,  hingga Senin (6/8/2018) pukul 04.00 Wita berjumlah 82 orang.

Sebagian korban meninggal tersebut diakibatkan tertimpa bangunan roboh.  Kondisi yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram.  Ribuan rumah juga mengalami kerusakan dan ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman akibat gempa magnitudo 7 tersebut.

Sementara itu ratusan korban yang luka-luka  masih diberikan perawatan (kebanyakan ) di luar Puskesmas dan luar rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak dan juga adanya kekhawatiran akan terjadi gempa susulan.

“Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada media di Jakarta.

Diperkirakan korban akan terus mengalami peningkatan. Demikian pula dengan jumlah kerusakan bangunan yang hingga kini masih dilakukan pendataan.

Hingga berita ini di-publish pencarian korban masih  terus dilakukan oleh tim SAR. BNPB sendiri telah diterjunkan ke Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara halim Perdanakusuma.

BNPB terus mendampingi pemeritah, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak dan bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here