Mantan Gubernur Jatim Ini Ramaikan Bursa Cawapres Jokowi

0
134

Jakarta, namalonews.com – Hari-hari ini adalah hari pendaftaran pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihn Umum (KPU). Sebagaimana diketahui bahwa pencalonan presiden dan wakilnya dimulai sejak 4 Agustus hingga  10 Agustus 2018.

Itulah sebabnya, mestinya masyarakat tinggal menunggu pengumuman atas pencalonan presiden dan wakil presiden ke KPU oleh pengusungnya, yakni partai politik peserta pemilu atau gabungannya.  Masing-masing partai politik peserta pada saat ini tentunya sudah mempunyai paslon capres dan cawapres.

Meski demikian, di tengah masa pendaftaran paslon pilpres, nama politisi senior Partai Demokrat, Soekarwo, yang juga mantan gubernur Jawa Timur itu  turut meramaikan bursa calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi).  Pakde Karwo, biasa selama ini ia dipanggil,  dinilai mampu membantu Jokowi  melanjutkan dua periode menjadi presiden.  Pakde Karwo dianggap mampu  memanen suara untuk Jokowi di Jawa Timur.

Adalah Komunitas Masyarakat Peduli Pangan (Mapan) Jawa Timur. Mapan Jawa Timur  menilai  bahwa  Pakde Karwo merupakan pasangan ideal sebagai calon Wakil Presiden mendampingi Jokowi pilpres 2019.

“Jatim merupakan titik sentral dan kunci kemenangan Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 sehingga sangat ideal jika berpasangan dengan Soekarwo,” alasan Ketua Mapan Jatim, Eusebius Purwadi, kepada wartawan di Surabaya, Senin (6/8/2018).

Purwadi menambahkan bahwa pada pilpres 2014 memang Jokowi menang mutlak di Jawa Tengah namun kalah mutlak di Jawa Barat.  Akan tetapi, Jokowi menang 6 persen di Jawa Timur. Itulah sebanya Pakde Karwo merupakan kunci perhelatan politik nasional.

Menurut Purwadi, meski fokus kerja konkret Presiden Jokowi selama memimpin adalah membangun Indonesia dari Aceh sampai Papua, namun  pulau Jawa tetaplah kunci untuk mencapai kemenangan.

“Selain itu, daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak adalah di Pulau Jawa. Ditambah hasil kerja Jokowi mulai Aceh hingga Papua yang merupakan modal besar untuk maju menjadi calon Presiden periode 2019-2024,” ucapnya.

Itulah sebabnya, berdasarkan kalkulasi jumlah DPT dan merujuk hasil Pemilihan Presiden 2014,  maka sangat layak dan wajar jika Pakde Karwo menjadi pendamping Jokowi.

“Kami berkeyakinan, jika menjadi cawapresnya Jokowi, maka Pakde Karwo akan total di Jatim  Apalagi Pakde dan Demokrat Jatim mendukung Jokowi,” katanya.

Bukan hanya itu sanaja alasan Mapan menyarankan Pakde Karwo menjadi pendamping Jokowi. Figur Pakde Karwo dalam pandangan Mapan,  dilihatnya sebagai salah satu solusi memecah kebuntuan politik dan strategi alternatif yang diterima partaipolitik  pengusung Jokowi.  Partai politik  pengusung  Jokowi menjadi capres untuk dua periode di antaranya yang utama adalah  adalah PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP,  dan PKB.

“Tapi sekali lagi, semua pilihan ada di Pak Jokowi. Siapa pun cawapres yang dipilih, kami tetap mendukungnya dua periode,”  pungkas  Purwadi.

Penulis : Sulis Sutrisna

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here