Diduga Melakukan Penipuan, Pihak Ely Sugigi Siap Apabila Dipanggil Pihak Kepolisian

0
97
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Ely Sugigi dilaporkan ke polisi oleh salah satu rekannya yang juga merupakan mantan penyangi dangdut, Tessa Mariska, atas dugaan penipuan dan penggelapan uang. Kasus ini bermula pada saat Ely dan Tessa yang sudah setuju untuk bekerja sama untuk melakukan bisnis terkait penonton bayaran.

Dalam pengakuannya Tessa memberikan uang sebesar Rp 50 juta, tapi sayangnya bisnis tersebut tak berjalan baik.

Dengan demikian, Tessa berharap agar Elly bisa segera mengembalikan uang tersebut. Akan tetapi, Ely belum juga memberi respons.

Lain halny adengan ungkapan dari Tessa setelah  melapor ke Polda Metro Jaya kemarin Jumat (3/8), Ely malah mengatakan bahwa Tessa kurang bersabar menghadapi permasalahan tersebut.

Wanita berusia 46 tahun tersebut menjelaskan jika sesuai dengan kontrak kerja yang ada, Tessa akan menerima langsung uang bayaran dari bisnis mereka ke rekening pribadinya. Akan tetapi, proses pencairan uang itu memang butuh waktu yang tidak sebentar.

Ely Sugigi mengatakan pada saat dirinya dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (4/8). “Mereka itu hanya kurang sabar, bukan penipuan, ya. Kontraknya ada, kita punya kontrak, dan kontraknya bukan ke saya masukin duitnya, tapi ke dia nih, Tessa Mariska.

Perempuan yang sempat dikabarkan dekat dengan Irfan Sebastian itu selanjutnya menerangkan bahwa beberapa waktu yang lalu, dia sudah berusaha menghubungi Tessa melalui WhatsApp untuk membahas persoalan ini, tapi tak mendapatkan balasan.

“Saya sudah WhatsApp dia Senin kemarin apa Minggu lalu, ‘Mbak, nanti dicek ya bulan Juli sudah masuk atau belum’, karena saya kan enggak bisa ngecek ke dia langsung. Saya sudah ngajak ketemu, tapi tidak ada tanggapan,” ucap Ely.

Kabar tentang kasus Ely Sugigi dan pedangdut Tessa Mariska ini semakin ramai dan mulai merebak sejak keluarnya somasi yang dilayangkan Tessa pada Ely, Jumat (3/8/2018).

Ely Sugigi dituding melakukan penipuan pada uang Tessa untuk dijadikan modal bisnis penonton bayaran.

Sehingga, sejak somasi itu dilayangkan, berbagai kejadian pun turut muncul, seperti isu-isu yang beredah bahwa tidak hanya Tessa Mariska yang menjadi korban Ely Sugigi, namun masih ada artis lainnya.

Hal  tersebut dirasa membingungkan, mengingat somasi pertama yang diberikan belum memperoleh respons dari pihak Ely Sugigi.

Usut punya usut somasi itu bukan tidak direspons, namun dari  pihak Ely menganggap somasi tersebut masih sangat prematur.

Pada saat ditanya mengenai kronologi mengapa kasus ini bisa mencuat, pihak Ely Sugigi, yang diwakili Arifin mengungkapkan jika apa yang akan disampaikan tidaklah akan keluar dari batasan tanggapan untuk isi somasi.

“Kami mengacu pada apa yang disampaikan dalam isi somasi. Kami tidak akan keluar dari substansi apa yang disampaikan oleh pihak Tessa Mariska,” ucap Arifin pada saat konferensi pers di kantornya, yang berada di Jalan Caman No. 38, Jatibening, Bekasi (6/8/2018).

Arifin juga menambahkan, “Ketika ini sudah ada laporan pengaduan di Polda Metro Jaya, kami mengetahui permasalahan ini biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Kalau memang dipanggil, kami siap,” sambung Arifin pada saat itu.

Sebenarnya Ely merasa begitu kecewa terhadap rekannya tersebut , sebab dirinya dituduh sebagai seorang penipu. Padahal, selama lebih dari 10 tahun menjadi koordinator penonton bayaran, Ely juga tidak pernah menemukan masalah apapun.

Ibu dari dua orang anak tersebut  juga menduga kalau sebenarnya di dalam kasus yang terjadi ini, ada yang berusaha untuk menggunakan kesempatan ini sebagai ajang ‘cari panggung’ demi mencari kepopularitasan semata.

(Dikutip dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here