Prabowo Akan Temui SBY Untuk Luruskan Kesalahpahaman “Jenderal Kardus”

0
112
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Elit Demokrat telah mengungkapkan jika jenderal kardus, Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bertujuan untuk meluruskan komunikasi atau kesalahpahaman.

Wakil sekretaris Jenderal Gerindra yang bernama Ahmad Muzani telah menjelaskan jika hubungan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) tidak ada permasalahan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Muzani juga menjelaskan jika Ketua Umum Gerindra Prabawo Subianto akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 9-8-2018 ini. Pertemuan itu untuk membahas masalah kursi Cawapres yang saat ini masih belum juga bisa dipastikan.

Ahmad Muzani juga menjelaskan jika hal tersebut dilakukan untuk menyambungkan komunikasi yang terputus antara ketum Gerindra dengan SBY yang baru-baru ini muncul.

“Untuk membicarakan kelanjutan dari koalisi yang sudah dirintis selama ini, jadi karena ada komunikasi yang terputus sehingga ada pemahaman yang lompat dalam proses ini, sehingga terjadi distorsi informasi,” paparnya di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8) dini hari.

Menurut Muzani, terdapat mispersepsi antara Prabowo dan SBY yang bermula dari surat yang dikirimkan Prabowo ke SBY, yang akhirnya bermuara kepada kesalahpahaman antara keduanya.

Pemahaman yang lompat tersebut merujuk kepada surat Prabowo kepada SBY. Muzani mengungkapkan jika isi surat tersebut merupakan pemikiran Prabowo untuk disampaikan kepada SBY.

Muzani menjelaskan isi surat yang dilayangkan oleh Prabowo kepada SBY. Di dalamnya, Prabowo menjelaskan komunikasi yang telah terjalin antara Gerindra dengan PKS, PAN, kiyai, hingga para habib dan ulama.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Muzani  juga menjelaskan “Terjadi distorsi informasi apa yang lompat bahwa Pak Prabowo menjelaskan dalam surat yang disampaikan bahwa selama ini kami Gerindra sudah menjalin komunikasi baik dengan PKS dan PAN juga kemudian selama ini kami juga menjalin komunikasi baik dengan para ulama, kiyai, para habaib selama ini.

“Kemudian Pak Prabowo dalam surat itu lebih merupakan diskusi tentang beliau akan mengambil keputusan. Inilah yang akan didiskusikan Pak Prabowo dan SBY supaya kelanjutan koalisi ini bisa berhasil,” ucap Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Selanjutnya Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Muzani juga menegaskan, mereka menyodorkan hasil ijtima ulama yang merekomendasikan dua nama bakal calon wakil presiden, yakni Salim Segaf Al-Jufri dari PKS dan Ustadz Abdul Somad.

“Itulah pak Prabowo dalam surat itu lebih merupakan diskusi tentang beliau akan mengambil keputusan karena dalam pertemuan sehari sebelumnya pak SBY mengatakan bahwa soal calon wakil presiden diserahkan sepenuhnya kepada pak Prabowo sebagai calon presiden, tapi pak Prabowo belum mengambil keputusan,” paparnya.

Oleh karenanya, sambung Muzani, Prabawo akan melakukan pertemuan dengan SBY pada Kamis (9/8) pagi ini untuk mengkomunikasikan hal tersebut, agar koalisinya tetap solid.

Terkait nama cawapres yang akan dipilih oleh Prabawo Subianto nantinya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan nama rahasia tersebut akan segera muncul pada malam ini di kediaman Prabawo di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

“Iya ini dalam pembicaraan intensif sehari tadi, besok malam diumumkan, di sini (Kartanegara). Pokoknya insha Allah besok malam Jumat, malam baik. Kata Pak Amien, itu besok malam Jumat sayyidul ayyam, dan Insha Allah langsung dengan empat partai,” pungkasnya. (Agus Yanto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here