Prabowo Kirim Surat Ke SBY Jelaskan Dinamika Koalisi

0
30
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Ahmad Muzani selaku Sekjen Partai Gerindra membenarkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, telah mengirimkan surat kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

Surat tersebut dikirimkan oleh Prabowo pada hari Rabu, 8 Agustus 2018 guna menjelaskan terkait dengan dinamika koalisi yang terjadi saat ini. Menurut Muzani, dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa selama ini dari pihak Gerindra telah menjalin komunikasi yang baik dengan partai koalisi.

“Surat itu, adalah surat pemikiran beliau kepada Pak SBY, bahwa Pak Prabowo menjelaskan di dalam surat yang disampaikan. Bahwa selama ini, kami Gerindra, sudah menjalin komunikasi yang baik dengan PKS dan PAN”, terang Muzani ketika ditemui di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta, pada hari Kamis, 9 Agustus 2018 dini hari.

Melalui surat yang dikirimkannya itu, menurut Muzani, Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa  ia telah menjalin komunikasi dengan para ulama untuk mencari dukungan pada Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.

Muzani juga menambahkan, terkait dengan pasangan calon wakil presiden pendamping Prabowo, sepenuhnya SBY telah menyerahkannya kepada Prabowo Subianto sendiri. Siapa pun kandidat yang dipilihnya, maka Demokrat akan mengikuti. Terlebih lagi menurutnya, ketika SBY dan Prabowo bertemu, keduanya menunjukkan hubungan yang baik dan tampak gembira.

“Dalam pertemuan sebelumnya, Pak SBY mengatakan, soal wakil presiden diserahkan sepenuhnya kepada Pak Prabowo. Keputusan siapapun yang diambil sebagai calon wakil presiden (pendamping Prabowo), Demokrat akan turut. Nah, Pak Prabowo belum mengambil keputusan”, terang Muzani.

Pada kesempatan yang sama, Muzani juga menjelaskan bahwa kemungkinan yang akan menjadi bahan diskusi dalam pertemuan antara Prabowo dan SBY adalah untuk membahas permasalahan koalisi, agar bisa berhasil di Pemilihan Pilpres 2019.

“Inilah kira-kira yang akan didiskusikan oleh Pak Prabowo dengan Pak SBY. Supaya kelanjutan koalisi ini bisa berhasil,” lanjut Sekjen Gerindra.

Demokrat Tidak Menerima Surat dari Prabowo

Berdasarkan penuturan dari Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, pihaknya tidak menerima surat dari Prabowo. Bahkan sampai dengan hari Rabu malam, 8 Agustus 2018, pihak Demokrat belum menerima surat yang dikirimkan oleh Prabowo.

Hal ini disampaikan Hinca setelah selesai menghadiri acara pertemuan yang dilaksanakan di kediaman SBY sejak hari Rabu, 8 Agustus sampai dengan Kamis, 9 Agustus 2018 dini hari.

“Kami tak tahu surat itu, kami tidak menerima surat sama sekali. Tidak ada surat dari Prabowo yang kami terima, clear ya. Itu, jadi tidak ada surat dari Prabowo yang kami terima”, jelas Hinca.

Selain itu, Hinca Panjaitan juga menjelaskan, bahwa pertemuan yang dilaksanakan di kediaman SBY yang dihadiri oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat tersebut tidak membahas mengenai surat dari Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto terkait dengan dinamika koalisi.

Pertemuan yang dilaksanakan di kediaman SBY yang terletak di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan tersebut, dihadiri oleh para petinggi Partai Demokrat, di antaranya adalah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan, kemudian Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachlan Nashidik, hadir pula Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, serta beberapa petinggi dewan pimpinan pusat lainnya.

Sementara itu, Syarief Hasan yang juga turut hadir dalam pertemuan para petinggi Partai Demokrat menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas beberapa hal yang menyangkut Pilpres 2019. Tetapi, Syarief enggan menjelaskan hal apa saja yang menjadi pembahasan.

“Ya, tadi yang kami bahas menyangkut masalah Pilpres saja”, kata Syarief. (Agus Yanto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here